Dengan adanya sosialisasi dan pengawasan yang jelas, pengelola SPPG dapat mengetahui standar yang harus dipenuhi sekaligus menghindari potensi kesalahan dalam pengelolaan limbah dapur MBG.
Program MBG sendiri tidak hanya membutuhkan pengawasan terhadap kualitas dan keamanan makanan, tetapi juga harus memperhatikan aspek sanitasi, kebersihan lingkungan serta pengelolaan limbah yang dihasilkan selama proses produksi makanan.
Karena itu, pihak mitra berharap dinas terkait, khususnya DLH, dapat lebih aktif turun ke lapangan, memberikan pembinaan, menyampaikan standar IPAL secara jelas, serta melakukan monitoring secara rutin terhadap dapur-dapur SPPG.***