berita

Kontroversi di Balik Wafatnya 3 Calon Manajer Kopdes-KNMP: Pulang dalam Peti, Berujung Tindak 'Evaluasi'

Kamis, 25 Juni 2026 | 17:10 WIB
Menyoroti kontroversi di balik peristiwa wafatnya 3 calon manajer Kopdes-KNMP saat mengikuti program Latsarmil. (Instagram.com/@ussfeeds)

Isu Peserta Lolos, namun Pilih Mundur

Bagi yang belum tahu, sebelum para peserta SPPI bisa menjadi manajer di Kopdes maupun KNMP, mereka diwajibkan ikut latihan dasar militer di satuan pendidikan (Satdik) TNI di berbagai wilayah RI.

Baca Juga: Lahan Terbengkalai Ditanam Cabai Rawit, BUMDes Bangkit Mandiri Tlogorandu Juwiring Klaten Panen Cuan Jutaan

Sebagian kalangan menilai, program tersebut bukan pelatihan manajer keuangan dan bukan kursus terkait tata kelola koperasi, melainkan latihan 'kekompakan' ala militer.

Tak ayal, beredar isu banyaknya peserta lolos seleksi langsung mundur sebelum pelatihan di Satdik TNI.

Program yang Dinilai untuk Latih Kekompakan

Dalam kesempatan berbeda, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT) Yandri Susanto sempat meyakinkan publik, adanya Latsarmil sebagai program untuk melatih kekompakan para pesertanya.

"Karena kan berbagai latar belakang, masih muda-muda, perlu penebalan rasa cinta terhadap bangsa dan negara," kata Yandri dalam keterangannya, pada Selasa, 23 Juni 2026.

Baca Juga: Berbagi Kebahagiaan di Bulan Muharam, Kemenag Ciamis Gelar Lebaran Yatim dan Disabilitas, Ajak Anak Yatim Bangkit dan Percaya Diri

Yandri menyebut, Latsarmil juga diberikan untuk membentuk disiplin dan kesiapan mental para peserta yang akan menjadi ujung tombak program pemerintah di desa.

Terlebih, penempatan para pengelola di berbagai wilayah desa yang terpencil dinilai menuntut solidaritas dan mental yang kuat.

"Perlu semangat, perlu upgrade jiwa raganya. Dan itu memang perlu pelatihan khusus. Kemudian, kenapa dibarengkan? Mereka melihat kebersamaan, kekompakan," beber Yandri.

"Sehingga dengan kebersamaan itu, timbul bahwa mereka semua merasa harus berhasil," tambahnya.

Baca Juga: Drama Penangkapan Taufik Hidayat, Tersangka Penganiayaan, si Penagih Utang yang ‘Licin’ dan Sempat Diuber Warga se-Jabar

Di lain pihak, peristiwa duka yang kini menyelimuti program Latsarmil bagi calon manajer Kopdes-KNMP, dinilai sudah cukup dan layak untuk dihentikan sementara.

Halaman:

Tags

Terkini