Isu Peserta Lolos, namun Pilih Mundur
Bagi yang belum tahu, sebelum para peserta SPPI bisa menjadi manajer di Kopdes maupun KNMP, mereka diwajibkan ikut latihan dasar militer di satuan pendidikan (Satdik) TNI di berbagai wilayah RI.
Sebagian kalangan menilai, program tersebut bukan pelatihan manajer keuangan dan bukan kursus terkait tata kelola koperasi, melainkan latihan 'kekompakan' ala militer.
Tak ayal, beredar isu banyaknya peserta lolos seleksi langsung mundur sebelum pelatihan di Satdik TNI.
Program yang Dinilai untuk Latih Kekompakan
Dalam kesempatan berbeda, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT) Yandri Susanto sempat meyakinkan publik, adanya Latsarmil sebagai program untuk melatih kekompakan para pesertanya.
"Karena kan berbagai latar belakang, masih muda-muda, perlu penebalan rasa cinta terhadap bangsa dan negara," kata Yandri dalam keterangannya, pada Selasa, 23 Juni 2026.
Yandri menyebut, Latsarmil juga diberikan untuk membentuk disiplin dan kesiapan mental para peserta yang akan menjadi ujung tombak program pemerintah di desa.
Terlebih, penempatan para pengelola di berbagai wilayah desa yang terpencil dinilai menuntut solidaritas dan mental yang kuat.
"Perlu semangat, perlu upgrade jiwa raganya. Dan itu memang perlu pelatihan khusus. Kemudian, kenapa dibarengkan? Mereka melihat kebersamaan, kekompakan," beber Yandri.
"Sehingga dengan kebersamaan itu, timbul bahwa mereka semua merasa harus berhasil," tambahnya.
Di lain pihak, peristiwa duka yang kini menyelimuti program Latsarmil bagi calon manajer Kopdes-KNMP, dinilai sudah cukup dan layak untuk dihentikan sementara.
Artikel Terkait
Gencar Tayangkan Berita Korupsi, Sejumlah Media Mitra Promedia Group Diserang DDos!
Pengakuan Ketua BEM FH UBK Terima Duit usai Bertemu Wapres Gibran, Apa Motif di Baliknya?
Jadi Korban Salah Sasaran, Warga Soreang Mengaku Sempat Dikira Pelaku Penyekapan dan Penyiksaan di Bandung
PGMM Cilacap Gelar Peningkatan Kapasitas Guru Madrasah dan RA, Ketum Tedi Malik Beberkan Solusi Tingkatkan Kesejahteraan Guru
Waspada Oknum Tak Bertanggung Jawab, Ramai Warganet Soroti Atribut Petugas Sensus Ekonomi 2026: Ini Menyangkut Data Pribadi
Menyoroti Temuan 100 Titik SPPG Fiktif di Cilacap, Terungkap Lokasinya di Kuburan hingga Hutan
Ramai Penumpang Mengeluh Kereta Makan jadi Tempat Kerja, Banyak Meja Dipakai untuk Membuka Laptop
Kisah Inspiratif Siswa SMSR Yogyakarta yang Tembus Jalur SNBP 2026: Dari Pameran Karya Sekolah ke Kampus ITB
Taufik Hidayat, Buronan Kasus Penyekapan Pacar di Cileunyi Diringkus Polisi
Pengakuan Taufik Hidayat, Pelaku Aniaya Kekasih di Bandung