PORTALOKA.ID - Kepolisian Daerah Jawa Barat (Polda Jabar) akhirnya berhasil menangkap Taufik Hidayat, terduga pelaku penyekapan dan penganiayaan berat terhadap kekasihnya sendiri, seorang wanita berinisial YTR (29).
Penangkapan dilakukan di wilayah Majalaya, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, pada Selasa, 23 Januari 2026.
Kabar penangkapan tersebut dikonfirmasi langsung oleh Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Hendra Rochmawan.
"Iya benar," kata Kombes Hendra Rochmawan saat dikonfirmasi, Selasa, 23 Juni 2026.
Meski demikian, Hendra belum bersedia menyampaikan detail lokasi penangkapan secara rinci.
Ia hanya memastikan bahwa pihak kepolisian akan segera menggelar konferensi pers secara resmi terkait keberhasilan penangkapan Taufik ini.
Sebelum penangkapan dilakukan, Kapolda Jabar Irjen Rudi Setiawan menegaskan komitmen penuh institusinya dengan membentuk tim khusus untuk memburu Taufik.
Tim gabungan berskala besar ini melibatkan Direktorat Reserse Narkoba, Siber, Kriminal Khusus, dan Kriminal Umum.
Pihak kepolisian bahkan sempat menerbitkan Daftar Pencarian Orang (DPO) dan meminta keterlibatan aktif dari warga.
"Saya juga menginformasikan bahwa kita sudah menerbitkan daftar pencarian orang. Terkait ini kami akan mengharapkan bantuan dari masyarakat seluruhnya yang bila melihat informasi, mengetahui atau bertemu, segera untuk dapat bekerja sama dengan pihak kepolisian Jawa Barat khususnya, Polda Jabar untuk dapat menginformasikan keberadaannya di mana," kata Irjen Rudi Setiawan saat berada di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.
Rudi juga menegaskan bahwa kepolisian tidak akan memberikan toleransi sedikit pun bagi para pelaku tindak kekerasan.
"Polda Jabar tidak memberi ruang kepada pelaku kekerasan seperti ini. Kami akan mencari terus keberadaannya di mana dan mohon dukungan dari masyarakat. Ini harus kita ungkap dan kita proses sesuai hukum yang berlaku," sambung Rudi tegas.
Artikel Terkait
Perkuat Pendidikan Kedokteran, Pemerintah Gandeng Kampus Top Dunia Imperial College
KDM Minta Sekolah Swasta Beri Akses bagi Siswa Tak Mampu, Pemprov Bantu Biaya Pendidikan Murid Rp2,7 Juta
Gencar Tayangkan Berita Korupsi, Sejumlah Media Mitra Promedia Group Diserang DDos!
Pengakuan Ketua BEM FH UBK Terima Duit usai Bertemu Wapres Gibran, Apa Motif di Baliknya?
PGMM Cilacap Gelar Peningkatan Kapasitas Guru Madrasah dan RA, Ketum Tedi Malik Beberkan Solusi Tingkatkan Kesejahteraan Guru
Waspada Oknum Tak Bertanggung Jawab, Ramai Warganet Soroti Atribut Petugas Sensus Ekonomi 2026: Ini Menyangkut Data Pribadi
Menyoroti Temuan 100 Titik SPPG Fiktif di Cilacap, Terungkap Lokasinya di Kuburan hingga Hutan
Ramai Penumpang Mengeluh Kereta Makan jadi Tempat Kerja, Banyak Meja Dipakai untuk Membuka Laptop
Kisah Inspiratif Siswa SMSR Yogyakarta yang Tembus Jalur SNBP 2026: Dari Pameran Karya Sekolah ke Kampus ITB