Kamis, 25 Juni 2026

Lahan Terbengkalai Ditanam Cabai Rawit, BUMDes Bangkit Mandiri Tlogorandu Juwiring Klaten Panen Cuan Jutaan

Photo Author
Wulan Kurnia Putri, Portaloka
- Kamis, 25 Juni 2026 | 01:47 WIB
Pemerintah Desa dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Tlogorandu, Kecamatan Juwiring, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, panen cabai. (Portaloka.id/Wulan Kurnia Putri)
Pemerintah Desa dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Tlogorandu, Kecamatan Juwiring, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, panen cabai. (Portaloka.id/Wulan Kurnia Putri)

PORTALOKA.ID - Pemerintah Desa dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Tlogorandu, Kecamatan Juwiring, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, suskes mengubah lahan terbengkalai menjadi lahan produktif berisi tanaman cabai.

Dari lahan tersebut, mereka bisa panen sekitar 70 kg cabai atau senilai Rp 3,5 juta dalam sekali panen.

Lahan tersebut dikelola oleh BUMDes Bangkit Mandiri bersama Pemerintah Desa Tlogorandu.

Dari lahan seluas 5 ribu meter, ditanami sekitar 3 ribu pohon cabai jenis ori rawit.

Baca Juga: Lahan Kurang Produktif Disulap Jadi Kebun Labu Madu, BUMDes Kapungan Polanharjo Klaten Raup Omzet Manis Legit Belasan Juta

Setelah 4 bulan perawatan, tanaman cabai bisa dipanen dan menambah pundi-pundi rupiah bagi BUMDes Bangkit Mandiri Desa Tlogorandu.

Dalam sekali panen, BUMDes Bangkit Mandiri mendapatkan sekitar 50 hingga 70 kilogram cabai atau sekitar Rp 3,5 juta.

Diperkirakan hasil panen cabai akan terus meningkat karena masa panen cabai bisa mencapai 10 hingga 15 kali.

"Luasaan lahan 5 ribu meter persegi, Alhamdulillah sudah mulai panen 2-3 pemetikan dan hasilnya sekali panen bisa 50-70 kilogram."

"Alhamdulillah panen kedua dapat uang Rp 3,5 juta dengan jenis cabai ori cabai rawit."

"Pemasaran dari tim BUMDes Bangkit Mandiri Alhamdulillah untuk lokal dulu daerah desa dan sekitarnya," ucap Direktur Bumdes Bangkit Mandiri Tlogorandu, Sunardi kepada Portaloka.id.

 Baca Juga: Ketua Pimda PGMM Bondowoso Soroti Kebijakan Pemerintah soal Program MBG yang Masih Banyak Kekurangan

Sementara itu, Kepala Desa Tlogorandu, Sandi Damara Putra menjelaskan awalnya lahan ini terbengkalai dan sebagian tanahnya diambil oleh warga untuk dibuat batu bata.

Setelah berkolaborasi dengan BUMDes Bangkit Mandiri, lahan seluas 5 ribu meter tersebut secara perlahan diubah menjadi lahan yang produktif.

Halaman:

Editor: Wulan Kurnia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X