PORTALOKA.ID - Pemerintah Desa dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Tlogorandu, Kecamatan Juwiring, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, suskes mengubah lahan terbengkalai menjadi lahan produktif berisi tanaman cabai.
Dari lahan tersebut, mereka bisa panen sekitar 70 kg cabai atau senilai Rp 3,5 juta dalam sekali panen.
Lahan tersebut dikelola oleh BUMDes Bangkit Mandiri bersama Pemerintah Desa Tlogorandu.
Dari lahan seluas 5 ribu meter, ditanami sekitar 3 ribu pohon cabai jenis ori rawit.
Setelah 4 bulan perawatan, tanaman cabai bisa dipanen dan menambah pundi-pundi rupiah bagi BUMDes Bangkit Mandiri Desa Tlogorandu.
Dalam sekali panen, BUMDes Bangkit Mandiri mendapatkan sekitar 50 hingga 70 kilogram cabai atau sekitar Rp 3,5 juta.
Diperkirakan hasil panen cabai akan terus meningkat karena masa panen cabai bisa mencapai 10 hingga 15 kali.
"Luasaan lahan 5 ribu meter persegi, Alhamdulillah sudah mulai panen 2-3 pemetikan dan hasilnya sekali panen bisa 50-70 kilogram."
"Alhamdulillah panen kedua dapat uang Rp 3,5 juta dengan jenis cabai ori cabai rawit."
"Pemasaran dari tim BUMDes Bangkit Mandiri Alhamdulillah untuk lokal dulu daerah desa dan sekitarnya," ucap Direktur Bumdes Bangkit Mandiri Tlogorandu, Sunardi kepada Portaloka.id.
Baca Juga: Ketua Pimda PGMM Bondowoso Soroti Kebijakan Pemerintah soal Program MBG yang Masih Banyak Kekurangan
Sementara itu, Kepala Desa Tlogorandu, Sandi Damara Putra menjelaskan awalnya lahan ini terbengkalai dan sebagian tanahnya diambil oleh warga untuk dibuat batu bata.
Setelah berkolaborasi dengan BUMDes Bangkit Mandiri, lahan seluas 5 ribu meter tersebut secara perlahan diubah menjadi lahan yang produktif.
Artikel Terkait
Lahan Kurang Produktif Disulap Jadi Kebun Labu Madu, BUMDes Kapungan Polanharjo Klaten Raup Omzet Manis Legit Belasan Juta
Kulakan Celana Dalam di Konveksi Nafisa Tempursari Klaten Bisa Dijual Lagi, Cocok Jadi Ide Bisnis yang Tak Tergantung Musim, Menyala Dompetku!
Mulai Rp 15 Ribu Bisa Makan Olahan Kambing, Gass ke Warung Aneka Kambing Boerawa Kalikebo Klaten! Porsi Melimpah Dijamin Puas
Gempar Ayah Kandung di Klaten Cabuli 2 Putrinya Sejak 2020, Polisi: Kakak dan Adik Menulis Kronologi di Buku Diary
Seekor Sapi Kurban Ngamuk di Jalanan Klasis Klaten, Sempat Berlari Kecil hingga Diikuti Motor dari Belakang