PORTALOKA.ID - Salah satu BUMDes (Badan Usaha Milik Desa) di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah berhasil membudidayakan labu madu di lahan kurang produktif.
Dalam sekali panen, hasilnya mencapai satu ton labu madu dengan omzet sekitar Rp 15 juta.
Lahan kurang produktif yang berhasil dikembangkan dan ditanami ratusan pohon labu madu tersebut berada di Desa Kapungan, Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.
Selain perawatan yang mudah, labu madu dipilih karena prospek pasar buah akan kaya manfaat tersebut cukup menjanjikan.
Baca Juga: Ketua Pimda PGMM Bondowoso Soroti Kebijakan Pemerintah soal Program MBG yang Masih Banyak Kekurangan
Direktur Bumdes Sumber Berkah Desa Kapungan, Arif Kurniawan mengatakan awalnya lahan kas desa tersebut sering digunakan untuk pertanian padi.
Namun, seiring berjalannya waktu budidaya padi kurang produktif karena terkendala irigasi.
"Kami mengubah dari lahan yang dahulunya ditanami padi kurang produktif, kami ubah menjadi sistem pertanian terpadu."
"Kami mulai menanam labu madu yang memiliki nilai ekonomi lebih tinggi dan perawatannya yang mudah," ucap Arif Kurniawan kepada Portaloka.id.
Baca Juga: Kejagung Sebut Motor Listrik BGN Bisa Disalurkan Meski Perkara Masih Bergulir, Ini Alasannya
Melalui Unit Usaha Sregep Martani, Bumdes Sumber Berkah Desa Kapungan berhasil menanam 300 pohon labuh madu dilahan seluas 2300 meter persegi.
Setelah 4 bulan perawatan, dalam sekali panen mereka bisa mendapatkan sekitar 600 hingga 700 labu madu.
Harga 1 kg labu madu dijual dengan sekitar Rp 15 ribu.
Sehingga potensi omzet dalam sekali panen bisa diperoleh sekitar Rp 15 juta.
Artikel Terkait
Kulakan Celana Dalam di Konveksi Nafisa Tempursari Klaten Bisa Dijual Lagi, Cocok Jadi Ide Bisnis yang Tak Tergantung Musim, Menyala Dompetku!
Mulai Rp 15 Ribu Bisa Makan Olahan Kambing, Gass ke Warung Aneka Kambing Boerawa Kalikebo Klaten! Porsi Melimpah Dijamin Puas
Sensasi Makan di Atas Kapal Sambil Keliling Rawa Jombor Klaten, Cuma Bayar Rp 40 Ribu Bikin Hati Senang Perut Kenyang
Info Tempat Ngopi Mase! Menikmati Kopi Poci ala Kedai Aroma Batavia Pedan Klaten di Bangunan Tua Klasik Sambil Makan Nasi Kebuli Kambing
Jelang Lebaran 2026, Ratusan Warga Dapat Paket Sembako, Beasiswa dan Santunan dari Pemdes Ponggok Klaten
Alhamdulillah Cair! Ribuan Orang Semringah Dapat THR Rp 250 Ribu dari Pemerinah Desa Wunut Klaten
Sempat Hanyut, Jembatan Penghubung Klaten-Yogya Dibagun Kembali
Jembatan Gantung Garuda Buka Jalan 1.500 Keluarga di Klaten, Bantu Petani hingga Anak Sekolah
Gempar Ayah Kandung di Klaten Cabuli 2 Putrinya Sejak 2020, Polisi: Kakak dan Adik Menulis Kronologi di Buku Diary
Seekor Sapi Kurban Ngamuk di Jalanan Klasis Klaten, Sempat Berlari Kecil hingga Diikuti Motor dari Belakang