Minggu, 7 Juni 2026

Sempat Hanyut, Jembatan Penghubung Klaten-Yogya Dibagun Kembali

Photo Author
Arman Odie, Portaloka
- Minggu, 19 April 2026 | 16:49 WIB
Warga dan TNI bahu membahu membangun kembali jembatan penghubung Klaten-Yogya (Ist)
Warga dan TNI bahu membahu membangun kembali jembatan penghubung Klaten-Yogya (Ist)

PORTALOKA.ID - Suasana sibuk terlihat di Desa Dukuh, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Personel TNI bersama warga setempat tampak bahu-membahu memulai pembangunan jembatan di sisi sungai.

Mereka berencana membangun jembatan gantung sebagai bagian dari program Jembatan Perintis Garuda, inisiatif Presiden Prabowo Subianto.

Jika rampung, jembatan tersebut diharapkan dapat mempermudah akses warga menuju Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Sejumlah personel terlihat mengeruk tanah di sisi sungai menggunakan ekskavator sebagai titik fondasi utama jembatan.

Baca Juga: Militer Iran Kembali Tutup Selat Hormuz usai Sempat Dibuka dalam Gencatan Senjata Israel-Lebanon, Apa Alasannya?

Selanjutnya, mereka pun dibantu warga untuk memasang kerangka besi dan mengecor dengan semen agar struktur lebih kokoh.

Masyarakat setempat pun menyambut gembira pembangunan tersebut. Salah satu warga, Suminto, mengatakan bahwa kehadiran jembatan ini akan sangat membantu mobilitas warga menuju sekolah, area persawahan, serta pasar tradisional yang berada di wilayah seberang.

"Jadi 200 meter dari sini, itu sudah wilayah Gunung Kidul, ke arah utara. Jadi jembatan ini bisa dipakai warga Gunung Kidul dan Klaten untuk aktivitas," ujar Suminto, dikutip Minggu (19/4).

Ia menjelaskan bahwa sebelumnya memang terdapat jembatan bambu di lokasi tersebut yang dibangun pada 1980-an dengan nama Jembatan Kedung Watu.

Baca Juga: Iran Kembali Buka Selat Hormuz, 2 Kapal Pertamina Bersiap Melintas

Beberapa tahun kemudian, seorang tokoh setempat, Kiai Hadi Susanto, sempat memugar jembatan tersebut dengan dana pribadi.

Hanya saja, jembatan itu lambat laun usang dimakan waktu. Sampai akhirnya jembatan itu pun hanyut total terbawa arus sungai sekitar tiga tahun lalu.

"Jadi setelah hanyut, tidak ada lagi yang membangun jembatannya. Baru kali ini mau dibangun sama bapak TNI, bantuan dari Bapak Presiden," imbuhnya.

Atas pembangunan tersebut, ia pun mengucapkan terima kasih kepada Prabowo karena bersedia memulihkan mobilitas warga setempat.

Halaman:

Editor: Arman Odie

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X