berita

Batu International Kids Film Festival 2026 Sukses Digelar, Dorong Ekosistem Film Anak yang Inklusif

Minggu, 3 Mei 2026 | 07:29 WIB
BAIK Film Fest 2026 (Ist)

PORTALOKA.ID - Batu International Kids Film Festival (BAIK Film Fest) 2026 sukses digelar pada 29 April hingga 1 Mei 2026, menghadirkan ruang edukasi sekaligus hiburan berbasis film bagi anak-anak dan keluarga.

Festival ini diselenggarakan oleh Sinema Batu Adem bekerja sama dengan Dinas Pariwisata Kota Batu serta Insan Sinema Malang Raya.

Selama tiga hari pelaksanaan, festival ini berhasil menarik sekitar 3.538 penonton dari berbagai kalangan, mulai dari anak-anak, pelajar, keluarga, hingga komunitas film dan sineas nasional maupun internasional.

Antusiasme tersebut menunjukkan tingginya kebutuhan akan ruang apresiasi film anak yang berkualitas dan inklusif.

Baca Juga: Satgas PHK Jadi Tameng Baru, Pemerintah Siap Bela Hak Buruh

Tahun ini, BAIK Film Fest menerima 216 film dari 23 negara, dengan 34 film pendek dan 1 film panjang terpilih untuk diputar dalam 15 program utama.

Selain pemutaran film, festival juga menghadirkan berbagai kegiatan interaktif yang melibatkan 112 peserta, didukung oleh lebih dari 100 kru dan 57 mitra kolaborator.

Ketua Panitia, Lingga Galih Permadi, menyampaikan bahwa festival ini berangkat dari semangat sederhana untuk mendekatkan film kepada anak-anak.

“BAIK Film Fest lahir dari keinginan sederhana, yaitu mengenalkan film sebagai medium yang menyenangkan dan bermakna bagi anak-anak. Melalui film dan berbagai aktivitas kreatif, kami ingin menghadirkan ruang di mana anak-anak bisa belajar, bereksplorasi, dan tumbuh dengan cara yang dekat dengan dunia mereka—menonton dan bermain,” ujarnya.

Baca Juga: Diskusi Bersama PT Taspen, CEO Promedia Ungkap Pentingnya Kreativitas Media di Tengah Persaingan Dunia Digital

Ia juga berharap festival ini menjadi titik temu yang memperkuat kolaborasi dan memberi dampak positif bagi ekosistem film anak.

Apresiasi juga datang dari Plt. Wali Kota Batu yang menilai festival ini sebagai langkah strategis dalam memperkuat identitas kota.

“Kami mengapresiasi terselenggaranya BAIK Film Fest 2026 sebagai bagian dari penguatan Kota Batu sebagai kota ramah anak dan pusat ekonomi kreatif. Kehadiran program inklusif seperti pemutaran film ramah disabilitas menunjukkan komitmen bahwa akses terhadap seni dan budaya harus terbuka untuk semua,” ungkapnya.

Sebagai bagian dari penguatan ekosistem kreatif, Batu Creative Hub yang merupakan jejaring dari Indonesia Creative Cities Network (ICCN) turut hadir sebagai kolaborator yang mendorong sinergi antar komunitas, memperluas jejaring pelaku kreatif, serta mendukung terciptanya ruang kolaboratif yang inklusif dan berkelanjutan.

Halaman:

Tags

Terkini