PORTALOKA.ID - Pengangkatan Jumhur Hidayat sebagai Menteri Lingkungan Hidup diapresiasi.
Peneliti dari Indikator Politik Indonesia, Bawono Kumoro, melihat langkah Presiden Prabowo Subianto mengangkat Jumhur murni karena melihat kapabilitas.
“Pesan politik dari pengangkatan Jumhur, tidak ada istilah dendam politik di dalam kamus politik Presiden Prabowo,” kata Bawono, Selasa (28/4).
Menurutnya, Prabowo tak memandang latar belakang politik seseorang ketika dianggap layak.
Baca Juga: Dilantik Jadi Menteri LH, Jumhur Targetkan Pengelolaan Sampah RI Sesuai Standar Global
“Demi menempatkan figur tepat dan kompeten sesuai bidang dan keahlian, maka semua diabaikan oleh Presiden Prabowo,” ujarnya.
Pengangkatan Jumhur sebagai Menteri Lingkungan Hidup menggantikan Hanif Faisol Nurofiq menjadi salah satu yang menyita perhatian publik pada Senin (27/4) siang di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta.
Pasalnya, latar belakang politik Jumhur saat masa Pemilihan Presiden 2024 berseberangan dengan Prabowo.
Jumhur saat itu menjabat sebagai Co-Captain atau orang nomor dua dalam Tim Nasional Pemenangan pasangan Anies Baswedan - Muhaimin Iskandar.
Baca Juga: Dirut KAI Respons Usulan Menteri PPPA soal Gerbong Wanita Dipindah ke Tengah
Selain itu, Jumhur juga masih menjabat ketua Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia. Organisasi itu menyokong penuh pasangan berakronim ‘Amin’ tersebut.
Jadi, kata Bawono, Jumhur bukanlah termasuk orang yang ‘berkeringat’ bagi pasangan Prabowo - Gibran di Pilpres 2024.
“Tapi fakta politik itu tidak lantas menutup keterbukaan hati serta pemikiran dari Presiden Prabowo untuk menunjuk Jumhur sebagai menteri di kabinet yang beliau pimpin,” kata dia.***
Artikel Terkait
Cerita Penumpang KRL Sesaat Sebelum Insiden Kecelakaan dengan Argo Bromo di Stasiun Bekasi Timur: Ada Mas-mas Teriak ‘Woy Keluar!'
Dinas Pariwisata Kabupaten Ciamis Targetkan Ada Peningkatan Kuantitas Desa Wisata Baru
Cerita Penumpang KRL Bekasi Timur: Nyaris Tertusuk Besi, Selamat karena Cooler Bag Berisi ASI
Viral di Medsos, Kisah Ibu Muda yang Baru Sehari Bekerja Setelah Cuti Lahiran jadi Korban Meninggal Dunia Kecelakaan Kereta Bekasi Timur
Deretan Kecelakaan Taksi Green SM yang Pernah Viral di Medsos, Terbaru Temper KRL
Pilu Ayah Peluk Peti Jenazah Anaknya Vica Acnia yang Meninggal Dunia usai Insiden di Stasiun Bekasi Timur
Turun Kereta Langsung Healing, Ini Dia 4 Destinasi Wisata Dekat Stasiun Kereta
Masinis Ini Jelaskan Alasan Logis Kereta Tak Bisa Rem Mendadak usai Viral Insiden KA Argo Bromo vs KRL di Bekasi Timur
Kisah Pilu Gita Septia, Korban Meninggal Dunia di Insiden Stasiun Bekasi: Sang Mahasiswi UBSI dan Pendukung Setia Liverpool
Dirut KAI Respons Usulan Menteri PPPA soal Gerbong Wanita Dipindah ke Tengah