Senin, 15 Juni 2026

Cerita Penumpang KRL Sesaat Sebelum Insiden Kecelakaan dengan Argo Bromo di Stasiun Bekasi Timur: Ada Mas-mas Teriak ‘Woy Keluar!'

Photo Author
Arman Odie, Portaloka
- Selasa, 28 April 2026 | 18:35 WIB
Cerita penumpang KRL saat detik-detik insiden kecelakaan dengan KAJJ Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi. (Threads/raradaniia - evanleonardus)
Cerita penumpang KRL saat detik-detik insiden kecelakaan dengan KAJJ Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi. (Threads/raradaniia - evanleonardus)

PORTALOKA.ID - Duka mendalam menyelimuti sektor transportasi umum di Indonesia usai insiden kecelakaan kereta yang terjadi di Stasiun Bekasi Timur, Bekasi, Jawa Barat.

Kereta api jarak jauh (KAJJ) Argo Bromo Anggrek (ABA) relasi Gambir-Surabaya Pasar Turi menabrak gerbong belakang yang merupakan gerbong khusus wanita KRL Commuter Line jurusan Cikarang nomor PLB 5568A pada Senin malam, 27 April 2026.

Akibat insiden ini, menurut data terbaru, ada 14 orang yang meninggal dunia serta 84 orang mengalami luka-luka dan dirawat di beberapa rumah sakit terdekat.

Di tengah kabar insiden tersebut, beredar di media sosial kesaksian beberapa penumpang KRL ketika kereta yang ditumpanginya tertabrak oleh Argo Bromo Anggrek.

Baca Juga: Insiden Tabrakan KA Argo Bromo vs KRL di Stasiun Bekasi Timur: 5 Korban Meninggal Dunia, 79 Penumpang Dilarikan ke 9 RS

Cerita Penumpang di Gerbong Lain: Badan Terbanting saat KRL Tertabrak KA ABA

Sebuah utas viral di platform media sosial Threads yang ditulis oleh akun @raradaniia membeberkan detik-detik saat KRL terdorong maju setelah tertabrak KA ABA.

“Itu KRL bener-bener ditabrak kenceng banget. Gue nggak tau di gerbong berapa, tiba-tiba jatuh ke kiri, kegeret sampai pipi gue beset. Tiga jari gue kebanting aspal KRL sampai badan gue sendiri nggak bisa nahan dan ikut kegeret,” tulisnya dalam unggahan pada Selasa, 28 April 2026.

Saat kejadian, HP miliknya ikut terlempar karena insiden tabrakan yang keras tersebut.

Dalam cuitan lainnya, ia mengatakan beberapa bagian tubuhnya seperti tangan dan lutut kiri mengalami memar, serta pipi lecet karena terbanting dan sempat jatuh terseret ketika KRL tertabrak KA ABA.

Baca Juga: Usai Kecelakaan KRL dan Argo Bromo di Stasiun Bekasi Timur, Menteri PPPA Usulkan Gerbong Perempuan Dipindah ke Tengah

Sempat Mendengar Peringatan untuk Keluar Kereta

Lebih lanjut, pemilik akun mengungkapkan bahwa tepat sebelum KRL tertabrak KA ABA, ada suara orang yang berteriak memperingatkan orang-orang di dalam KRL untuk segera keluar.

“Gue inget sebelum kebanting, ada mas-mas teriak, ‘Woy keluar!’ semua orang belum sadar sampai bunyi ledakan lampu dan gelap,” tambahnya.

Halaman:

Editor: Arman Odie

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X