Menurutnya, perkembangan teknologi memungkinkan satu kartu digunakan untuk beberapa kebutuhan sekaligus sehingga lebih praktis bagi sekolah dan orang tua.
Program tersebut kini menjadi bagian dari upaya SMPN 3 Ciamis mengembangkan layanan administrasi berbasis digital.
Meski demikian, adanya informasi mengenai pembayaran Rp40 ribu membuat pihak sekolah dan komite memberikan penjelasan agar tidak terjadi kesalahpahaman mengenai pihak yang mengadakan program, tujuan penggunaan kartu, serta mekanisme pembiayaannya.
Dengan demikian, pihak sekolah menegaskan bahwa program kartu absen digital tersebut dimaksudkan sebagai bagian dari digitalisasi layanan sekolah, sementara pembahasan pengadaannya dilakukan bersama komite sekolah.***
Artikel Terkait
KREATIF! Warga Bayat Klaten Sulap Limbah Jadi Jam Tangan Kayu Estetik yang Meraup Cuan, Segini Harganya
BPOM Ikut Soroti Maraknya Kasus Keracunan MBG, Dari Proses Memasak hingga Distribusi
Manajer Sudah Direkrut, Gedung Sudah Dibangun, Kapan Kopdes Merah Putih Mulai Berbisnis?
Murid MTs Negeri 15 Ciamis Raih Juara 1 OMI 2026 Matematika, Kamad: Bakatnya Sudah Terlihat Sejak Pertama Masuk Sekolah
Komentar Menohok Anak Purbaya usai Sang Ayah Dicopot dari Jabatan Menteri Keuangan: Akhirnya Bapak Tidur Nyenyak
Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan bersama TP PKK Ciamis Gelar Gerakan Pangan Murah dan Sosialisasi Belanja Bijak
Lika-liku Purbaya di Kursi Menteri Keuangan, dari Kritikan Ceplas-ceplos hingga Polemik Setoran Rp120 Triliun
Dugaan Keracunan MBG di Pariaman Sumbar, SPPG Sebut Sekolah Tak Cek Makanan Sebelum Dibagikan ke Siswa
Deretan Momen Viral Purbaya Yudhi Sadewa Usai Serah Terima Jabatan Menkeu dengan Suahasil Nazara
Jangan Hanya Ubah Status Guru PPPK, DPR Tegaskan Pemerintah juga Harus Pertimbangkan Afirmasi Guru