Penghentian dilakukan sambil menunggu penyelidikan kepolisian guna memastikan penyebab putusnya sling serta rangkaian kejadian yang mengakibatkan papan pengangkat tebu jatuh dan mengenai korban.
“Sudah ada tim Inafis dan penyelidikan dari Polres Kudus, saksi-saksinya juga sedang diperiksa. Sementara ini aktivitas pengangkatan tebu berhenti, dan alat nggak saya gunakan dulu, Dari empat meja, hanya tiga meja yang kita fungsikan,” pungkasnya.
PG Rendeng memulai musim giling tahun ini pada awal Mei lalu hingga Oktober mendatang, dengan kapasitas giling mencapai 3.000 ton tebu per hari.
Sementara itu, terkait kejadian tersebut, Kapolsek Kudus, AKP Subkhan, membenarkan adanya kecelakaan kerja yang mengakibatkan seorang pekerja meninggal dunia di lingkungan PG Rendeng.
Ia mengatakan lokasi kejadian telah dipasang garis polisi untuk mengamankan tempat kejadian perkara sekaligus mendukung proses penyelidikan.
“Lokasi kejadian sudah dipasang police line, untuk penanganan kasus ini langsung ditangani Polres Kudus,” ungkapnya.***
Artikel Terkait
Target Juara Dunia, Vocalista Angels Asal Klaten Wakili Indonesia di Ajang World Choir Games
Kronologi Mobil MBG Terjun dari Jembatan Raas Madura hingga Terperosok ke Tepi Pantai
Porseni MTs Kabupaten Ciamis Resmi Digelar, Ajang Perebutan Tiket Menuju Tingkat Provinsi Jawa Barat
Bupati Ciamis Resmikan Kantor Desa Awiluar, Ajak Perangkat Desa Beri Pelayanan Terbaik kepada Masyarakat
BRI Dukung Optimalisasi Instrumen Pengelolaan Kas Negara, Perkuat Penyaluran Kredit Berkualitas untuk Mendorong Sektor Riil
Ucapan Nirempati Berujung Duka Kepulangan Pasien BPJS, Jadi Pelajaran bagi Nakes untuk Punya Sisi ‘Einfuhlung’
181 PPPK Paruh Waktu Segera Beralih Status jadi Penuh Waktu, Kanwil Kemenag Lampung Beri Batas Waktu Pengajuan hingga 6 Agustus 2026
Siswi MI Islamiyah Mojokampung Wakili Kabupaten Bojonegoro pada Kejuaraan Provinsi Tenis Meja Jawa Timur 2026
Kerupuk Sari Sedap Ciamis Penggerak Ekonomi Masyarakat, Pengusaha Berharap Produknya Bisa Masuk Kopdes Merah Putih
Dokter Gia Sentil Oknum Nakes yang Nyinyir ke Pasien BPJS, Ingatkan Sakit Itu Tidak Enak