“Putus, papan nabrak bak truk, kena baknya sedikit, terus dia nggak masuk ke bak truknya tapi malah keluar,” jelas Yuke.
Ia menjelaskan, area tepat di bawah alat pengangkat seharusnya merupakan kawasan yang steril dari aktivitas pekerja karena memiliki potensi bahaya jika terjadi kegagalan pada komponen crane.
“Harusnya posisi di bawah sekitar steril, tapi entah kenapa tiba-tiba ada yang lewat,” katanya.
Yuke menyebut jarak antara posisi crane dengan aktivitas orang di sekitar lokasi memang relatif berdekatan sehingga kewaspadaan terhadap pergerakan alat menjadi sangat penting.
Menurutnya, korban bukan merupakan operator crane yang bertugas mengoperasikan alat pengangkat tebu tersebut.
Ia mengatakan operator maupun pekerja yang sudah berpengalaman biasanya memahami risiko dan tidak akan berada tepat di bawah alat pengangkat ketika crane sedang beroperasi.
“Namanya risiko, sekecil apa pun, kejatuhan tetap ada, walaupun yang bersangkutan sudah pakai helm, ya namanya musibah itu nggak ada yang tahu,” ujarnya.
Pihak PG Rendeng menegaskan bahwa pemeriksaan terhadap peralatan crane dilakukan secara berkala untuk memastikan seluruh komponen dalam kondisi layak digunakan selama musim giling.
Baca Juga: BRIN Fokus Kembangkan 6 Teknologi Srategis, Mulai dari AI hingga Nuklir
Pemeriksaan tersebut juga dilakukan dengan melibatkan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Jawa Tengah sebelum peralatan digunakan dalam kegiatan operasional.
Yuke menyatakan pihak pabrik memiliki dokumen pemeriksaan yang menunjukkan bahwa crane beserta komponen pendukungnya telah dinyatakan layak digunakan.
“Kami setiap tahun ini ada dokumennya, kami periksakan di Disnaker, dan seluruh komponen pada crane ada surat keterangan,” katanya.
Untuk sementara, PG Rendeng menghentikan penggunaan alat yang berkaitan dengan kecelakaan tersebut hingga proses penyelidikan selesai dilakukan.
Artikel Terkait
Target Juara Dunia, Vocalista Angels Asal Klaten Wakili Indonesia di Ajang World Choir Games
Kronologi Mobil MBG Terjun dari Jembatan Raas Madura hingga Terperosok ke Tepi Pantai
Porseni MTs Kabupaten Ciamis Resmi Digelar, Ajang Perebutan Tiket Menuju Tingkat Provinsi Jawa Barat
Bupati Ciamis Resmikan Kantor Desa Awiluar, Ajak Perangkat Desa Beri Pelayanan Terbaik kepada Masyarakat
BRI Dukung Optimalisasi Instrumen Pengelolaan Kas Negara, Perkuat Penyaluran Kredit Berkualitas untuk Mendorong Sektor Riil
Ucapan Nirempati Berujung Duka Kepulangan Pasien BPJS, Jadi Pelajaran bagi Nakes untuk Punya Sisi ‘Einfuhlung’
181 PPPK Paruh Waktu Segera Beralih Status jadi Penuh Waktu, Kanwil Kemenag Lampung Beri Batas Waktu Pengajuan hingga 6 Agustus 2026
Siswi MI Islamiyah Mojokampung Wakili Kabupaten Bojonegoro pada Kejuaraan Provinsi Tenis Meja Jawa Timur 2026
Kerupuk Sari Sedap Ciamis Penggerak Ekonomi Masyarakat, Pengusaha Berharap Produknya Bisa Masuk Kopdes Merah Putih
Dokter Gia Sentil Oknum Nakes yang Nyinyir ke Pasien BPJS, Ingatkan Sakit Itu Tidak Enak