Selama diculik tentara Israel, WNI Relawan GSF itu tidak dapat menghubungi siapa pun lantaran telepon genggamnya dirampas.
"Ketika di Istanbul, baru bisa, itu pun cuma sekali karena saya nggak pegang handphone," ungkap Ronggo.
Baca Juga: Pemerintah Tambah TKD Rp10,6 Triliun bagi Daerah Terdampak Bencana Sumatera
Perjuangan yang Bikin Bangga sang Anak
Hari-hari gelap Ronggo Wirasanu di tengah penyiksaan Israel kala itu, kini berakhir dengan kebanggaan sang anak.
Betapa tidak, Ronggo saat itu mendapat deraan fisik maupun mental, namun keteguhannya dalam misi kemanusiaan menuju Gaza, Palestina, sama sekali tak membuatnya gentar.
Terlebih, WNI Relawan GSF itu mengaku sempat dipaksa berjalan dengan merangkak, dan tidur di lantai basah, sambil memikirkan kecemasan keluarganya di rumah.
Kendati demikian, Ronggo kini bersyukur pada akhirnya bisa kembali ke Indonesia dengan selamat dan berbangga bisa ikut menyuarakan kemerdekaan rakyat Palestina.
"Hanan juga pasti bangga," tukasnya.***
Artikel Terkait
Punya Stok Daging Kurban? Resep Semur Daging Sapi Panggang Ini Wajib Dicoba, Empuk dan Bumbunya Meresap
Resep Gulai Cincang Khas Padang, Cara Enak Masak Daging Kurban, Empuk dan Berempah
400 Calon Pemimpin Masa Depan BUMN Terima Penghargaan dari Presiden
Guru Swasta Bukan Beban Yayasan, Mereka Penjaga Masa Depan Bangsa
BGN Luncurkan Aplikasi Reviu MBG, Penerima Manfaat Bisa Beri Penilaian Langsung
Diduga Gara-gara Game, Tempurung Kepala Siswa SMP di Singkawang Pecah karena Dipukul Temannya Sendiri Pakai Palu
Viral Respons MC Kalteng Expo 2026 saat Warga Minta Perbaikan Jalan, Netizen: Kok Malah Nyudutin Warga?
PGMM Bondowoso Siap Perjuangkan dan Kawal Regulasi Khusus Madrasah Swasta demi Martabat serta Kesejahteraan Guru
Teks Khutbah Idul Adha 2026 Kementerian Agama Format PDF, Cek Link Downloadnya di Sini!
Pemerintah Tambah TKD Rp10,6 Triliun bagi Daerah Terdampak Bencana Sumatera