Senin, 13 Juli 2026

Gedung MI Karangtengah Ciamis Memprihatinkan, Atap Bocor dan Rawan Ambruk, Tunggu Bantuan Tak Kunjung Datang

Photo Author
Arman Odie, Portaloka
- Senin, 13 Juli 2026 | 12:16 WIB
Kondisi salah satu ruang kelas MI Karangtengah Ciamis yang bocor (Portaloka.id/Arman)
Kondisi salah satu ruang kelas MI Karangtengah Ciamis yang bocor (Portaloka.id/Arman)

CIAMIS, PORTALOKA.ID - Sekolah sejatinya harus menjadi tempat yang nyaman dan aman untuk menuntut ilmu. Untuk itu, kondisi bangunannya harus layak.

Namun demikian, tidak semua sekolah memiliki ruang kelas yang layak dan nyaman untuk kegiatan belajar mengajar.

Masih ada sekolah yang kondisi gedungnya sudah tidak layak, tetapi masih digunakan.

Seperti yang terjadi di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Karengtengah, Desa Imbanagara, Kecamatan Ciamis, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat.

Baca Juga: MI Bojongsari Sabet Gelar Juara Umum LKBB Tingkat Kabupaten Ciamis 2026, Pertahankan Tradisi Juara!

Kondisi bangunan sekolah yang sudah berdiri sejak 1970 itu sangat memprihatinkan. Mulai dari tembok yang mengelupas, plafon bolong-bolong, hingga atap bocor dan rawan ambruk.

Kepala MI Karangtengah, Hj. Siti Logaya, S.Pd.I., mengungkapkan kondisi tersebut sudah berlangsung cukup lama.

"Keadaan seperti ini sudah cukup lama, bahkan dulu pernah longsor bentengnya," tutur Siti saat ditemui Portaloka pada Senin, 13 Juli 2026.

Peristiwa itu, lanjut Siti, terjadi pada 2023 lalu. Saat ini, area yang longsor sudah diperbaiki dengan dana swadaya.

Baca Juga: Kemenag Benahi Tata Kelola Guru Madrasah, Tercatat 639 Ribu Masih Berstatus Honorer, Wamenag: Pendaftaran Guru Baru Harus Ikuti Skema

Dana tersebut berasal dari masyarakat dan patungan para guru.

Saat itu, pihak desa sudah berjanji akan memberikan bantuan dana untuk memperbaiki benteng yang ambruk. Tetapi, hingga kini dana tersebut tak kunjung diterima.

Bangunan Madrasah Ibtidaiyah (MI) Karangtengah, Kabupaten Ciamis (Portaloka.id/Arman)

Dari pantauan Portaloka, hampir di setiap ruang kelas terjadi kerusakan. Pihak sekolah pun melakukan perbaikan seadanya karena keterbatasan anggaran.

Halaman:

Editor: Arman Odie

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X