Sabtu, 18 Juli 2026

Jaga Harga Sembako Stabil selama Idulfitri, Satgas Pangan Siap Beri Sanksi Produsen Nakal

Photo Author
Arman Odie, Portaloka
- Kamis, 19 Maret 2026 | 04:23 WIB
Satgas Pangan jaga stabilitas harga sembako pada momen Nyepi dan Idul Fitri (Ist)
Satgas Pangan jaga stabilitas harga sembako pada momen Nyepi dan Idul Fitri (Ist)

PORTALOKA.ID - Pemerintah menugaskan Satuan Tugas Pangan (Satgas Pangan) untuk menjaga agar harga komoditas pangan strategis atau sembako tetap stabil pada momen hari raya Nyepi dan Idul Fitri 2026.

Satgas Pangan berisi pegawai dan personel dari Kementerian Pertanian, Badan Pangan Nasional, serta Bareskrim Polri.

“Bagaimana kita memastikan tidak ada oknum yang mencari kesempatan dalam kesempitan, apalagi di situasi Ramadan dan Idulfitri ini,” kata Wakil Menteri Pertanian Sudaryono dalam konferensi pers Kesiapan Infrastruktur dan Pangan Jelang Nyepi dan Idulfitri, di Jakarta, Rabu (18/3).

Dia mencontohkan pengawasan daging. Satgas Pangan akan memonitor sentra-sentra produksi daging mulai dari tempat penggemukan sapi, rumah potong hewan (RPH), hingga ke pedagang di hilir.

Baca Juga: Senyum Bahagia Anak Yatim Piatu Terima Santunan dari Bupati Ciamis dan Anggota Dewan

“Sehingga kita bisa telusuri mana kala ada harga di atas HET (harga eceran tertinggi). Maka, trace-nya ketahuan siapa yang menaikkan harga yang tidak sesuai dengan aturan,” katanya.

Hal yang sama juga diberlakukan untuk memantau komoditas telur dan daging ayam.

Dengan begitu, Satgas Pangan bisa dengan mudah memantau di titik mana produsen melakukan mark up harga.

Jika terbukti ada yang mengerek harga, Satgas Pangan akan langsung memberikan sanksi mulai dari administratif seperti mencabut usaha hingga pidana jika ada kecurangan.

Baca Juga: Jelang Lebaran, Pemkab Aceh Tamiang Lantik 2.393 PPPK Paruh Waktu

“Sudah ada beberapa contoh di beberapa tempat dan di waktu-waktu yang lampau. Siapa yang melanggar akan ditindak tegas karena ini menyangkut hajat hidup orang banyak” kata Sudaryono.

Menurutnya, harga komoditas pangan strategis ini mendapat perhatian besar dari Presiden Prabowo Subianto.

“Bapak Presiden secara dekat, secara berkala, dan secara intens memonitor,” katanya.

Jika masih ditemukan ada harga sembako yang tidak sesuai HET, Sudaryono meminta masyarakat untuk aktif melaporkan. Baik itu melalui telepon atau melalui media sosial.

Halaman:

Editor: Arman Odie

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X