PORTALOKA.ID - Tengah viral di media sosial salah satu unggahan status WhatsApp diduga dari petugas Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Purbalingga, Jawa Tengah.
Unggahan yang viral tersebut menunjukkan sejumlah petugas SPPG yang berpose tengah melakukan peregangan sebelum olahraga.
Salah satu akun yang mengunggah tangkapan layar dari status WhatsApp tersebut adalah akun Instagram @info_purbalinga pada Senin, 16 Maret 2026.
“Peregangan sik (dulu), sebelum menghadapi komentar rakyat jelata yang kurang bersyukur,” tulis keterangan pada caption unggahan di bawah foto tersebut.
Baca Juga: Viral Menu MBG Rapel 4 Hari di Pakem Sleman, Warganet Soroti Info Harga Ayam
Menuai Kecaman dari Warganet
Sontak saja usai viralnya unggahan tersebut membuat warganet menjadi geram karena penggunaan kata ‘rakyat jelata’.
Pasalnya, pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dilakukan dengan menggunakan uang pajak rakyat.
Beberapa komentar dari warganet seperti, “Kalian harusnya bersyukur dapat kerjaan, kalau MBG stop, kalian udah nggak dapat gaji dari pajak rakyat lagi,” tulis akun @shi********d
“Kalau ada kekurangan atau kritik program, itu bagian dari evaluasi. Menyebut masyarakat sebagai ‘rakyat jelata kurang bersyukur’ tidak mencerminkan sikap pelayanan publik yang profesional,” tulis akun @aul*****_
“Padahal program MBG dan operasional SPPG didanai dari pajak rakyat tapi kok bisa ngomong gitu pakai kalimat rakyat jelata pula,” tulis akun @yes*****8
Permohonan Maaf Pengunggah Foto
Usai viralnya tangkapan layar tersebut di media sosial, seorang wanita bernama Diah Fatmiasih meminta maaf karena unggahannya.
Artikel Terkait
Guru Madrasah Swasta Sampaikan 5 Tuntutan Pasca Usulan PPPK Ditolak Menpan RB: Siap Kepung Istana Demi Perjuangkan Kesetaraan
Pembagian MBG TK di Rawajitu Timur Lampung Ngaret, Siswa Sudah Pulang tapi Harus Kembali ke Sekolah
Curhat Driver Ojol di Solo Soal BHR 2026 Naik: Senang Banget
Viral Roti MBG Seribuan Ditulis Rp3.500 oleh SPPG: yang Bener Aja Bos!
Pandji Pragiwaksono Sentil Menu Fish and Chips untuk MBG Ramadan, SPPG Mojosongo Solo Buka Suara
2 Undang-Undang Ini Penyebab Guru Madrasah Swasta Gagal jadi PPPK, Salah Satu Pasal Dianggap Diskriminatif
Usulan 630 Ribu PPPK Guru Madrasah Swasta Ditolak Menpan RB, PGMM Sampaikan Pernyataan Sikap: Negara Jangan Diskrimiatif!
Curhatan Guru di Semarang saat Pelaksanaan MBG, Pulang Telat karena Harus Rapikan Ompreng SPPG
Viral Menu MBG Rapel 4 Hari di Pakem Sleman, Warganet Soroti Info Harga Ayam
Ribuan Guru Madrasah Swasta Siap Gelar Aksi Nasional Jilid 2 pada 2 Mei 2026, Tuntut Diangkat jadi PPPK