Rabu, 2 September 2026

Ibukota Galuh di Kawali, Bukan di Baregbeg, Ini Penjelasan Dewan Kebudayaan Kabupaten Ciamis

Photo Author
Bang Sufi, Portaloka
- Rabu, 28 Januari 2026 | 18:58 WIB
Astana Gede Kawali sebagai Ibukota Kerajaan Galuh (Visit Ciamis)
Astana Gede Kawali sebagai Ibukota Kerajaan Galuh (Visit Ciamis)

Baca Juga: 10 Destinasi Favorit Wisatawan di Ciamis Tahun 2025, Nomor 2 Bisa Belajar Budidaya Ikan

Negara Mulai Mengakui Galuh Kembali

Iyat mengapresiasi langkah negara yang menetapkan Situs Astana Gede Kawali sebagai Cagar Budaya Nasional.

Ia menilai pengakuan itu sebagai pintu masuk restorasi identitas Galuh secara utuh.

“Negara sekarang mengakui situsnya. Tinggal konsistensi mengakui identitasnya,” katanya.

Ia juga menyebut dukungan desa-desa terhadap rencana pengembalian nama Kabupaten Galuh sebagai bukti kuat aspirasi publik.

“Ini bukan agenda elit. Ini suara masyarakat,” tegasnya.

Baca Juga: Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Ciamis Bangkit dengan Semangat Baru Pasca Perubahan Nomenklatur

Galuh sebagai Arah Masa Depan Kebudayaan

Iyat menegaskan, Galuh Kawali harus menjadi dasar pendidikan sejarah dan kebijakan kebudayaan Ciamis.

Ia mendorong pemerintah daerah menjadikan Galuh sebagai narasi resmi pembangunan budaya.

“Galuh mengajarkan etika kekuasaan, keseimbangan alam, dan martabat manusia. Itu nilai yang kita butuhkan hari ini,” pungkas Iyat.***

Halaman:

Editor: Arman Odie

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X