Baca Juga: 10 Destinasi Favorit Wisatawan di Ciamis Tahun 2025, Nomor 2 Bisa Belajar Budidaya Ikan
Negara Mulai Mengakui Galuh Kembali
Iyat mengapresiasi langkah negara yang menetapkan Situs Astana Gede Kawali sebagai Cagar Budaya Nasional.
Ia menilai pengakuan itu sebagai pintu masuk restorasi identitas Galuh secara utuh.
“Negara sekarang mengakui situsnya. Tinggal konsistensi mengakui identitasnya,” katanya.
Ia juga menyebut dukungan desa-desa terhadap rencana pengembalian nama Kabupaten Galuh sebagai bukti kuat aspirasi publik.
“Ini bukan agenda elit. Ini suara masyarakat,” tegasnya.
Galuh sebagai Arah Masa Depan Kebudayaan
Iyat menegaskan, Galuh Kawali harus menjadi dasar pendidikan sejarah dan kebijakan kebudayaan Ciamis.
Ia mendorong pemerintah daerah menjadikan Galuh sebagai narasi resmi pembangunan budaya.
“Galuh mengajarkan etika kekuasaan, keseimbangan alam, dan martabat manusia. Itu nilai yang kita butuhkan hari ini,” pungkas Iyat.***
Artikel Terkait
Cara Membuat Tahu Bulat Gurih Ala Street Food, Resep Simple Ini Makin Nikmat Dihidangkan Dengan Sambal Kecap
Sate Buntel Khas Solo Manis Legit Gurih dan Bikin Nagih, Ini Dia Resep Rahasianya
Punya Kale Jangan Cuma Dibikin Salad Aja! Masak Resep Tumis Kale Daging Sapi Gurih Renyah, Cocok Jadi Menu Diet
Resep Ikan Panggang Praktis untuk Menu Sahur Puasa Ramadhan 2026, Rasanya Enak Makin Mantap Disantap dengan Nasi Hangat
Zhu Huairen Warga Tiongkok Ditangkap Polisi, Diduga Terlibat Jaringan Judi Online Lintas Negara
Maling Kotak Infak di Polanharjo Klaten Ditangkap, Ternyata Residivis Kasus Serupa, Duitnya Buat Bayar Wifi
Layanan Kesehatan Gratis Pulihkan Harapan Warga Aceh Pascabencana
PPPK BGN Tahap 3 dan 4 Kategori Umum Siap Dibuka, Intip Besaran Gajinya
484 Honorer Kabupaten Poso Sudah Sah Jadi PPPK Paruh Waktu, Bupati Jelaskan Besaran Gaji yang Diterima