Senin, 31 Agustus 2026

Pimpinan Ponpes Darul Muta'alimin Ciamis Ajak Masyarakat Giatkan Kembali Magrib Mengaji dan Kurangi Bermain Gadget

Photo Author
Arman Odie, Portaloka
- Senin, 31 Agustus 2026 | 10:10 WIB
Pimpinan Ponpes Darul Muta'alimin Ustad Aos menyampaikan sambutan pada kegiatan Maulid Nabi (Portaloka.id/Arman)
Pimpinan Ponpes Darul Muta'alimin Ustad Aos menyampaikan sambutan pada kegiatan Maulid Nabi (Portaloka.id/Arman)

CIAMIS, PORTALOKA.ID - Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Alfalah Pondok Pesantren Darul Mutaalimin Selaawi, Desa Imbanagara Raya, Kecamatan Ciamis diikuti ratusan jemaah.

Kegiatan yang digelar pada Minggu malam, 30 Agustus 2026 itu menghadirkan penceramah KH Solihin, S.Pd., dari Pondok Pesantren Al Ittihad Wanasigra, Kecamatan Sidangkasih, Kabupaten Ciamis.

Di antara ratusan jemaah, hadir pula Kepala Desa Imbanagara Raya, H. Abdul Kodir, S.H.

Acara yang dimulai selepas salat Isya itu diawali dengan salawat dan dzikir bersama, kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Pimpinan Ponpes Darul Muta'alimin, KH. Ahmad Aos Abdul Azis.

Baca Juga: Waktu Paling Baik untuk Berdoa, Berikut Tata Cara dan Tempat Terbaik untuk Memanjatkan Doa agar Dikabulkan Allah

Dalam sambutannya, Ustad Aos menyampaikan bahwa peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tidak boleh hanya sebatas seremoial belaka, melainkan harus memahami makna yang terkandung di dalamnya.

"Peringatan Maulid Nabi ini bertujuan untuk menjalin ukhuwah islamiyah (tali persaudaraan keagamaan), ukhuwah wathaniyah (kebangsaan dan cita tanah air), dan ukhuwah basyariyah (kemanusiaan). Melalui kegiatan ini juga kita mendorong bagaimana menumbuhkan rasa cinta pada Baginda Rasul serta meningkatkan keimanan kita," kata Ustad Aos.

Masyarakat juga diajak untuk memanfaatkan waktu agar lebih bermanfaat dengan diisi kajian ilmu yang akan meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.

Peringatan Maluid Nabi juga menjadi momentum untuk saling berbagi dengan sesama. Jemaah yang hadir dapat menikmati berbagai hidangan yang disediakan oleh panitia.

Baca Juga: Raih 472 Suara, Gus Kikin Resmi Jabat Ketum PBNU 2026-2031 Lewat Mekanisme AHWA

Selain itu, peringatan Maulid Nabi menjadi sarana untuk mensyiarkan agama Islam.

"Kalau di masjid tidak ada Maulid, tidak ada Rajaban, tidak ada salat berjamaah, dan pengajian, maka dunia ini akan gelap. Maka kegiatan ini bertujuan untuk mensyiarkan agama Allah," jelasnya.

Para jemaah menyimak tausiyah pada kegiatan Maulid Nabi di Ponpes Darul Muta'alimin Ciamis (Portaloka.id/Arman)

Ia juga mengajak agar masyarakat kembali menggiatkan "Magrib Mengaji" sekaligus memakmurkan masjid. Hal itu sejalan dengan anjuran Bupati Ciamis.

Halaman:

Editor: Arman Odie

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X