Minggu, 19 Juli 2026

Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Ciamis Bangkit dengan Semangat Baru Pasca Perubahan Nomenklatur

Photo Author
Bang Sufi, Portaloka
- Jumat, 23 Januari 2026 | 09:01 WIB
Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Ciamis, Okta Jabal Nugraha (Portaloka.id/Bang Sufi)
Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Ciamis, Okta Jabal Nugraha (Portaloka.id/Bang Sufi)

CIAMIS, PORTALOKA.ID - Perubahan nomenklatur kelembagaan menjadi Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Ciamis menandai babak baru dalam penguatan tata kelola literasi dan kearsipan di daerah.

Setelah sebelumnya bergabung dalam struktur yang lebih luas, kini urusan perpustakaan dan arsip berdiri lebih fokus, strategis, dan memiliki ruang gerak yang lebih leluasa dalam mendukung visi pembangunan daerah.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Ciamis, Okta Jabal Nugraha, yang ditemui Jumat, 23 Januari 2026, mengatakan, perubahan nomenklatur ini bukan sekadar pergantian nama, melainkan penyelarasan fungsi dan kewenangan agar layanan kepada masyarakat semakin profesional.

“Dengan nomenklatur yang lebih tepat, kami bisa lebih optimal dalam membangun budaya baca dan tertib arsip di lingkungan pemerintahan maupun masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga: KUR BRI Dorong UMKM Kabanjahe Naik Kelas, dari Usaha Es Buah Menjadi Laundry Express

Dikatakan Okta, pasca penataan organisasi, berbagai program mulai dipacu. Di bidang perpustakaan, penguatan literasi berbasis masyarakat, pengembangan perpustakaan desa, serta digitalisasi koleksi menjadi prioritas.

Sementara di sektor kearsipan, fokus diarahkan pada pembenahan sistem pengelolaan arsip OPD, penyelamatan arsip sejarah daerah, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia kearsipan.

Menurut Okta, Langkah ini juga sejalan dengan tuntutan era digital, di mana arsip tidak hanya menjadi dokumen statis, tetapi bagian penting dari sistem informasi pemerintahan.

Digitalisasi arsip, lanjut Okta, penataan depo arsip, dan penerapan standar nasional kearsipan mulai diakselerasi untuk menjamin keamanan dan kemudahan akses data.

Baca Juga: Kemenag Ciamis Genjot Legalitas Aset, Dorong Transformasi ke Wakaf Produktif

"Masyarakat pun mulai merasakan dampaknya. Layanan perpustakaan semakin terbuka, ramah anak, dan adaptif terhadap kebutuhan pelajar serta komunitas literasi. Program pojok baca, perpustakaan keliling, hingga kegiatan literasi berbasis budaya lokal Galuh menjadi bagian dari pendekatan baru Dinas Perpustakaan dan Arsip Ciamis," ujarnya.

Di sisi lain, perubahan nomenklatur juga membawa tantangan. Penyesuaian struktur, keterbatasan SDM arsiparis dan pustakawan, serta kebutuhan anggaran untuk modernisasi masih menjadi pekerjaan rumah.

Namun demikian, dukungan pemerintah daerah dan kolaborasi dengan berbagai pihak menjadi modal penting untuk menjawab tantangan tersebut.

"Dengan wajah baru dan mandat yang lebih jelas, Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Ciamis diharapkan mampu menjadi pusat penguatan literasi dan memori kolektif daerah. Tidak hanya sebagai tempat menyimpan buku dan dokumen, tetapi sebagai ruang strategis untuk membangun masyarakat Ciamis yang cerdas, berbudaya, dan berdaya saing," pungkas Okta.***

Editor: Arman Odie

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X