PORTALOKA.ID - Olimpiade Sains Madrasah (OMI) kembali digelar oleh Kementerian Agama (Kemenag).
OMI 2026 Diikuti oleh peserta dari berbagai jenjang, mulai Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), dan Madrasah Aliyah (MA) dari seluruh Indonesia.
Untuk pelaksanaan CBT OMI bidang Sains sendiri berlangsung pada 7–8 September 2026.
Dilansir dari laman Pendis Kemenang, OMI 2026 Tingkat Kabupaten/Kota diikuti oleh 230.123 peserta dari 34 provinsi.
Sebaran peserta menunjukkan bahwa OMI semakin luas dan tidak hanya terkonsentrasi di Pulau Jawa, tetapi juga menjangkau berbagai daerah di luar Jawa.
Tiga provinsi dengan jumlah peserta terbanyak adalah Jawa Timur sebanyak 41.685 peserta, Jawa Barat 32.446 peserta, dan Jawa Tengah 30.518 peserta. Ketiga provinsi tersebut menyumbang lebih dari 104 ribu peserta.
Di luar Pulau Jawa, partisipasi yang cukup besar terlihat dari Sulawesi Selatan dengan 12.850 peserta, Sumatera Utara 12.348 peserta, dan Riau 8.113 peserta.
Data tersebut menunjukkan semakin luasnya jangkauan OMI sebagai ruang kompetisi bagi siswa dari berbagai daerah.
Menariknya, OMI 2026 juga semakin inklusif. Kompetisi ini tidak hanya diikuti murid madrasah, tetapi juga murid dari sekolah umum jenjang SD, SMP, dan SMA.
Tercatat 9.612 peserta berasal dari sekolah umum, atau sekitar 4,7 persen dari total peserta terdaftar.
Dari sisi jenjang pendidikan, peserta OMI 2026 terdiri atas 69.351 peserta MI/SD, 75.987 peserta MTs/SMP, dan 72.716 peserta MA/SMA.
Komposisi tersebut memperlihatkan tingginya antusiasme peserta pada seluruh jenjang pendidikan.