BOJONEGORO, PORTALOKA.ID - Madrasah Ibtidaiyah (MI) Islamiyah Mojokampung resmi mengawali kegiatan Masa Ta'aruf Murid Madrasah (MATAMUDA) Tahun Ajaran 2026/2027 pada Senin, 13 Juli 2026.
Kegiatan yang berlangsung hingga 18 Juli 2026 ini menjadi langkah awal bagi peserta didik baru untuk mengenal lingkungan madrasah, guru, budaya belajar, serta nilai-nilai keislaman sebagai fondasi pendidikan di MI Islamiyah Mojokampung, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.
Pada Tahun Ajaran 2026/2027, peserta didik baru dibagi ke dalam dua rombongan belajar, yaitu Kelas 1 Sunan Gunung Jati dan Kelas 1 Sunan Muria.
Selama enam hari pelaksanaan MATAMUDA, para peserta mengikuti berbagai kegiatan yang dirancang secara edukatif, menyenangkan, dan ramah anak.
Baca Juga: Kegiatan MATAMUDA MA GUPPI Al Barkah Ciamis Dikemas Lebih Edukatif: Ciptakan Madrasah Ramah Anak
Mengusung tema "Mewujudkan Generasi Islami, Berkarakter, Berprestasi, dan Cinta Lingkungan", MATAMUDA bertujuan membantu peserta didik beradaptasi dengan lingkungan madrasah sekaligus menumbuhkan semangat belajar, akhlakul karimah, dan karakter positif sejak hari pertama.
Berbagai materi yang diberikan meliputi pengenalan profil MI Islamiyah Mojokampung, tata tertib madrasah, budaya 5S (Senyum, Salam, Sapa, Sopan, dan Santun), pembiasaan ibadah, literasi, Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), pengenalan lingkungan madrasah, serta berbagai permainan edukatif yang membangun kerja sama, rasa percaya diri, kreativitas, dan kemandirian peserta didik.
Kegiatan MATAMUDA juga menjadi bagian dari komitmen MI Islamiyah Mojokampung dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, inklusif, dan bebas dari segala bentuk perpeloncoan.
Seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan yang humanis, edukatif, dan berpusat pada kebutuhan peserta didik.
Menurut Kepala MI Islamiyah Mojokampung, Nur Farid Muttaqin, S.Pd.I., MATAMUDA merupakan momentum penting dalam membangun fondasi karakter peserta didik sejak memasuki jenjang pendidikan dasar.
"MATAMUDA bukan sekadar kegiatan pengenalan lingkungan madrasah, tetapi menjadi awal pembentukan karakter peserta didik. Kami ingin anak-anak merasa nyaman, bahagia, dan percaya diri berada di madrasah. Melalui kegiatan ini kami menanamkan nilai-nilai keislaman, kedisiplinan, tanggung jawab, cinta lingkungan, serta semangat belajar agar mereka tumbuh menjadi generasi yang beriman, berilmu, berakhlakul karimah, dan siap meraih prestasi," ujar Nur Farid Muttaqin.
Ia juga berharap seluruh peserta didik baru dapat menjadikan MI Islamiyah Mojokampung sebagai rumah kedua yang menghadirkan suasana belajar yang menyenangkan, penuh kasih sayang, serta mampu mengembangkan potensi akademik maupun nonakademik secara optimal.