"Karena ini hal baru, tentu akan kami lihat terlebih dahulu. Nilai TKA menjadi salah satu komponen pada jalur prestasi. Jika sebelumnya hanya menggunakan nilai rapor, sekarang ditambah nilai TKA dan semuanya akan dihitung oleh sistem," katanya.
Menurut Agus, hasil TKA dan nilai kelulusan peserta didik di wilayah Jakarta Barat juga akan menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pendidikan pada tahun-tahun mendatang.
"Kita harus melihat di mana kekuatan dan kelemahannya. Ini bukan sekadar angka, tetapi menjadi bagian dari evaluasi yang dilakukan setiap tahun," ujarnya.
Agus menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan pendidikan tidak dapat dilakukan pemerintah sendiri.
Baca Juga: Banyak SPPG Umumkan Operasional Berhenti Sampai Batas Waktu Tak Tentu, Ini Penyebabnya
Diperlukan kolaborasi seluruh pihak dalam ekosistem pendidikan, mulai dari orang tua, sekolah, lingkungan hingga media massa.
"Orang tua, sekolah, lingkungan, dan rekan-rekan media menjadi kekuatan besar untuk bersama-sama mengawal anak-anak agar mampu menjadi generasi emas Indonesia 2045," tuturnya.***