Senin, 8 Juni 2026

Nobar Film 'Semua Akan Baik Baik Saja' Digelar Serentak di 7 Kota, Perkuat Pesan Inklusivitas dan Kesetaraan bagi para Disabilitas

Photo Author
Arman Odie, Portaloka
- Senin, 8 Juni 2026 | 11:15 WIB
Baim Wong dan Raffi Ahmad nobar film Semua Akan Baik Baik Saja (Ist)
Baim Wong dan Raffi Ahmad nobar film Semua Akan Baik Baik Saja (Ist)

PORTALOKA.ID - Film Semua Akan Baik Baik Saja karya Baim Wong yang mengangkat kisah tentang keluarga, kehilangan, harapan, serta pentingnya saling menerima di tengah berbagai perbedaan, menjadi medium untuk menyuarakan pesan persatuan, keberagaman, dan inklusivitas melalui kegiatan Nonton Bareng (Nobar) yang digelar secara serentak pada Minggu, 7 Juni 2026.

Kegiatan ini berlangsung di Jakarta, Cianjur, Malang, Padang, Pontianak, Bau Bau, dan Tanjung Pinang dengan melibatkan teman-teman dari komunitas disabilitas sebagai peserta utama bersama komunitas kreatif, pelaku UMKM, dan pekerja seni dari berbagai daerah di Indonesia.

Sutradara film, Baim Wong, menyampaikan apresiasinya terhadap penyelenggaraan nobar serentak yang melibatkan komunitas disabilitas di berbagai daerah.

"Film bukan hanya hiburan. Film adalah medium untuk menghadirkan percakapan, membangun empati, dan menghubungkan pengalaman manusia yang beragam. Saya berharap pesan dalam film ini dapat diterima dan memberikan manfaat bagi banyak orang," ujarnya.

Baca Juga: 10 Persen Anak Indonesia Alami Depresi dan Cemas, Menkes: Pola Asuh Berperan Penting

Salah satu lokasi pelaksanaan kegiatan berada di AEON Mall BSD City yang dihadiri oleh Produser Film "Semua Akan Baik Baik Saja" Baim Wong, Utusan Khusus Presiden (UKP) Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni Raffi Ahmad, serta Ketua Umum Indonesia Creative Cities Network (ICCN) Fiki Satari.

Kegiatan ini menghadirkan komunitas disabilitas sebagai peserta utama dengan komposisi sekitar 80 persen dari total peserta di seluruh titik pelaksanaan.

Sementara itu, 20 persen peserta lainnya berasal dari komunitas kreatif, pelaku UMKM, pekerja seni, serta berbagai jejaring ekonomi kreatif daerah yang selama ini aktif membangun ekosistem kreatif berbasis kolaborasi dan keberagaman.

Jumlah penonton dari kawan-kawan Disabilitas mencapai 1.162 yang melibatkan lebih dari 70 komunitas disabilitas di 7 provinsi.

Baca Juga: Asal Bukan Tata Cara Ibadah, Begini Kata Komika Arie Kriting soal Candaan Tentang Agama

Dalam kesempatan yang sama, Raffi Ahmad menilai keterlibatan komunitas kreatif dan anak muda dalam kegiatan inklusif semacam ini penting untuk memperkuat budaya gotong royong dan kepedulian sosial.

"Ruang-ruang kreatif harus terus didorong menjadi ruang yang terbuka, ramah, dan memberikan kesempatan yang sama bagi semua warga untuk berpartisipasi," jelasnya.

Kehadiran Raffi Ahmad dalam kegiatan ini menjadi simbol dukungan terhadap upaya memperluas ruang partisipasi bagi generasi muda, pekerja seni, komunitas kreatif, serta kelompok disabilitas agar memperoleh kesempatan yang setara dalam berbagai sektor kehidupan, termasuk industri kreatif.

Semangat tersebut sejalan dengan berbagai upaya untuk memastikan pembangunan sumber daya manusia dan ekosistem kreatif nasional dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali.

Halaman:

Editor: Arman Odie

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X