Minggu, 26 Juli 2026

Wamen LH Sebut Gerak Hijau 2026 sebagai Wujud Nyata Kolaborasi Membangun Indonesia Lebih Hijau

Photo Author
Arman Odie, Portaloka
- Minggu, 26 Juli 2026 | 13:03 WIB
Wamen LH Diaz Hendropriyono hadiri Gerak Hijau 2026 yang didukung PT ANTAM (Dok. Istimewa)
Wamen LH Diaz Hendropriyono hadiri Gerak Hijau 2026 yang didukung PT ANTAM (Dok. Istimewa)

PORTALOKA.ID - Keberhasilan pembangunan berkelanjutan bukan hanya tanggung jawab pemerintah semata maupun dunia usaha.

Kolaborasi antara masyarakat, pemerintah dan dunia usaha sangat berperan dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan.

Hal tersebut disampaikan Wakil Menteri Lingkungan Hidup (Wamen LH) Diaz Faisal Malik Hendropriyono di acara Gerak Hijau 2026 yang digelar di CFD Sudirman, Jakarta, Minggu, 26 Juli 2026.

Wamen LH menegaskan, kolaborasi seluruh elemen masyarakat menjadi kunci dalam menjaga lingkungan sekaligus mewariskan bumi yang lebih baik bagi generasi mendatang.

Baca Juga: Tiga Siswa MI Islamiyah Mojokampung Borong Prestasi pada Kejuaraan Pencak Silat Bojonegoro Championship II 2026

Sebagai informasi, Gerak Hijau 2026 merupakan rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-58 PT ANTAM (Persero) Tbk (ANTM) yang mengusung tema "Gerak Bersama, Hijaukan Indonesia".

"Selama ini kita sering mendengar bahwa menjaga lingkungan adalah tanggung jawab pemerintah. Ada juga yang mengatakan itu tanggung jawab perusahaan. Padahal jawabannya sederhana. Menjaga lingkungan adalah tanggung jawab kita semua," kata Diaz dalam acara tersebut.

Ia menekankan upaya menjaga lingkungan harus dilakukan secara bersama-sama. Pemerintah berperan melalui kebijakan, dunia usaha dengan menjalankan praktik bisnis yang bertanggung jawab, dan masyarakat melalui kebiasaan menjaga lingkungan dalam kehidupan sehari-hari.

"Kalau tiga-tiganya berjalan bersama, saya yakin Indonesia akan jauh lebih hijau," katanya.

Baca Juga: PT ANTAM Dukung Gerak Hijau 2026, Gerakan Kolaboratif Terapkan Gaya Hidup Sehat dan Peduli Lingkungan

Oleh sebab itu, ia pun mengapresiasi ANTAM yang telah menunjukkan bahwa kegiatan pertambangan dan pelestarian lingkungan dapat berjalan beriringan. Adapun, setiap pemanfaatan sumber daya alam harus diimbangi dengan upaya memberikan manfaat kembali kepada lingkungan.

"Saya tadi mendengar bagaimana ANTAM berhasil melampaui target reklamasi, menurunkan emisi karbon jauh di atas target perusahaan, serta terus meningkatkan penggunaan energi terbarukan dalam operasionalnya. Hari ini pun ANTAM tidak hanya mengajak kita berjalan bersama, tetapi juga membagikan ribuan bibit pohon kepada masyarakat. Mudah-mudahan bibitnya tidak berhenti di bagasi mobil ya," tutupnya.

PT ANTAM Berhasil Turunkan Emisi Karbon hingga 9,43 Persen

Di tempat yang sama, Direktur Utama ANTAM Untung Budiharto mengatakan bahwa pihaknya terus mempercepat upaya dekarbonisasi melalui berbagai program efisiensi energi dan peningkatan pemanfaatan energi baru terbarukan.

Halaman:

Editor: Arman Odie

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X