Hal ini menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam menekan emisi gas rumah kaca.
Sebagai contoh, sepanjang 2025, ANTAM berhasil menurunkan emisi karbon sebesar 9,43%, jauh melampaui target yang ditetapkan.
Capaian ini diperoleh melalui berbagai inisiatif, mulai dari optimalisasi penggunaan energi hingga pemanfaatan energi yang lebih ramah lingkungan.
"Tahun ini, hingga pertengahan tahun, penurunan emisi juga telah melampaui target tahunan. Kami pun terus meningkatkan penggunaan energi terbarukan melalui solar PV dan biosolar di berbagai wilayah operasi," katanya.
Untuk diketahui, Gerak Hijau sendiri dirancang sebagai ruang edukasi bagi masyarakat mengenai pentingnya keberlanjutan.
Berbagai kegiatan seperti Fun Walk, Clean Parade, Workshop Pengelolaan Limbah, Festival UMKM, serta kampanye penggunaan reusable cup, pemilahan sampah, hingga edukasi pengelolaan limbah menjadi bagian dari rangkaian acara.***
Artikel Terkait
Terima Aspirasi APKASI soal Efisiensi Anggaran, Dasco dan Cucun Pastikan DPR Berpihak pada Percepatan Pembangunan Daerah
Dokter Tanggapi Pernyataan Kepala BGN Sudaryono soal Makan Telur Bikin Benjolan
Tanpa Rompi Pink dan Borgol, Penahanan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Disorot,
Konsolidasi PUK SP LEM SPSI UNINDO Tekankan Modernisasi Organisasi dan Hubungan Industrial Harmonis
Puluhan Rumah Kampung Adat Cipta Mulya Sukabumi Hangus Terbakar, BPBD Ungkap Kronologi dan Dugaan Penyebabnya
Selamat! Direktur Bandung TV Alit Suwirya Terpilih sebagai Ketua Umum ATVLI Periode 2026-2030 secara Aklamasi
Jangan Ngaku Orang Sunda Kalau Belum Pernah Coba 3 Makanan Ini, Rasanya Bikin Kangen!