BOGOR, PORTALOKA.ID - Pimpinan Unit Kerja (PUK) SP LEM SPSI UNINDO menggelar kegiatan konsolidasi organisasi di 5G Resort, Bogor, Sabtu, 25 Juli 2026.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat organisasi serikat pekerja agar mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman serta dinamika hubungan industrial yang terus berubah.
Acara dihadiri oleh jajaran manajemen PT UNINDO, pengurus PUK SP LEM SPSI UNINDO, serta anggota serikat pekerja.
Konsolidasi ini juga menjadi forum untuk mempererat komunikasi dan menyamakan persepsi antara serikat pekerja dan manajemen perusahaan dalam membangun hubungan industrial yang kondusif.
Baca Juga: Tanpa Rompi Pink dan Borgol, Penahanan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Disorot,
Ketua PUK SP LEM SPSI UNINDO, Boy Junafiah, dalam sambutannya menegaskan pentingnya transformasi organisasi menuju serikat pekerja yang modern dan adaptif.
Menurutnya, perubahan regulasi ketenagakerjaan berlangsung sangat cepat sehingga organisasi harus mampu mengikuti perkembangan tersebut.
"Dinamika peraturan perundang-undangan berubah sangat cepat. Kita harus mampu mengikuti perkembangan zaman dan memanfaatkan setiap momentum untuk memperkuat organisasi," ujar Boy.
Dalam kegiatan tersebut, Boy didampingi jajaran pengurus, yakni Sekretaris I Didit K, Sekretaris II Agus ES, Bendahara I Yusuf Rama, Bendahara II Didi, Wakil Ketua I Basirun, dan Wakil Ketua II Rudi F.
Sejumlah pimpinan PT UNINDO turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya jajaran Board of Directors (BOD) Afid Ghozali, Ananditya Hadi, Harina Wulandari selaku HR Manager, serta Nandang Gunawan selaku Manager Project Management HVS.
Dalam kesempatan yang sama, Afid Ghozali menyampaikan bahwa hubungan industrial yang harmonis merupakan salah satu fondasi penting bagi keberlangsungan perusahaan.
Menurutnya, komunikasi yang baik antara manajemen dan serikat pekerja menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan kerja yang produktif dan saling mendukung.
Melalui kegiatan konsolidasi ini, PUK SP LEM SPSI UNINDO diharapkan semakin siap menghadapi berbagai tantangan dunia ketenagakerjaan sekaligus memperkuat sinergi dengan manajemen dalam mewujudkan hubungan industrial yang harmonis, dinamis, dan berkelanjutan.***
Artikel Terkait
Oknum Guru ASN di Tanjungbalai Diduga Lecehkan Siswa SD, Berujung Digeruduk Warga
Sate Kambing Geser Rendang sebagai Makanan Indonesia Terbaik 2026 versi TasteAtlas, Cek Daftar 10 Kuliner Favorit Lainnya di Sini!
Tak Kalah Enak dengan MBG, Menu Ini Bisa jadi Ide Bekal Anak Sekolah, Sehat dan Bergizi, Begini Cara Membuatnya
Kepala BKN Blak-blakan soal Alasan Bikin Program 'ASN Dekat Keluarga', Uji Coba Pertama di Lingkungan BKN
522 Pelajar PAUD hingga SMA di Sidoarjo Dikabarkan Positif HIV, Dinkes Beberkan Fakta di Lapangan
5 Sambal 'Kameumeut' Urang Sunda, Paling Cocok Disandingkan dengan Lalapan Mentah, Pedasnya Nampol, Berani Coba?
Terima Perwakilan Serikat Karyawan, Sufmi Dasco Jamin Tak Ada PHK di Streamlining Telkom
Dokter Tanggapi Pernyataan Kepala BGN Sudaryono soal Makan Telur Bikin Benjolan