Jumat, 3 Juli 2026

Tak Hanya soal Komunikasi, Psikolog Keluarga Sebut Masalah Sering Muncul karena Faktor Ekonomi

Photo Author
Arman Odie, Portaloka
- Minggu, 4 Januari 2026 | 19:51 WIB
Psikolog Irfan Aulia ungkap menerima klien dengan kasus keluhan soal ekonomi.  (YouTube Forum Keadilan TV)
Psikolog Irfan Aulia ungkap menerima klien dengan kasus keluhan soal ekonomi. (YouTube Forum Keadilan TV)

PORTALOKA.ID - Masyarakat saat ini mulai terbuka untuk datang ke psikolog terkait menjaga kesehatan mental.

Dalam kehidupan sehari-hari, psikolog Irfan Aulia mengatakan bahwa dirinya beberapa kali bertemu dengan klien yang datang dengan membawa kasus soal ekonomi.

Ia bahkan menyebut bahwa faktor ekonomi adalah permasalahan berat yang bisa memberi pengaruh pada keluarga.

“Paling kelihatan itu ekonomi, saya banyaknya konseling keluarga, yang paling kelihatan itu ekonomi. Berat ekonomi itu,” ucap Irfan Aulia dalam video podcast yang diunggah di kanal YouTube Forum Keadilan TV pada Minggu, 4 Januari 2026.

Baca Juga: Melalui Tenun Modern dan Pameran BRI, Kriti by Lusy Jajaki Potensi Wastra Nusantara di Pasar Mancanegara

“Banyak sekali rumah tangga itu goyang karena faktor ekonomi,” tambahnya.

Irfan menambahkan bahwa kasus yang sering ia hadapi bermula dari masalah komunikasi dan merembet pada persoalan ekonomi.

“Banyak sekali keluhan hilirnya itu di ekonomi, hulunya di komunikasi antar mereka (pasangan). Tapi, yang bikin itu kena crash karena faktor ekonomi,” paparnya.

Beberapa hal berkaitan yang ia contohkan seperti pemutusan hubungan kerja (PHK) hingga kebutuhan sehari-hari.

Baca Juga: Sambut Tahun Baru 2026 dengan Tawa dan Tangis, Final Trailer Suka Duka Tawa Dirilis, Menampilkan Relasi Orangtua dan Anak yang Emosional

“(Misalnya) Dipecat, PHK, terus kemudian rumah mahal, kontrakan. Ya, faktor ekonomi,” imbuhnya.

Tekanan pada Publik soal Pekerjaan

Permasalahan ekonomi, menurut Irfan juga memberikan tekanan kepada masyarakat.

“Kita kerja susah, orang bilang angka ekonomi naik tapi realitanya kanan-kiri orang dipecatin,” sambungnya.

Halaman:

Editor: Arman Odie

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X