pendidikan

Berkat Program Revitalisasi, SMA 5 Yogyakarta Kini Punya Atap Kelas hingga UKS Baru

Senin, 9 Maret 2026 | 10:42 WIB
Mendikdasmen Abdul Mu'ti tinjau progress revitalisasi SMAN 5 Yogyakarta (Ist)

PORTALOKA.ID - SMAN 5 Yogyakarta melakukan sejumlah pembenahan fasilitas melalui program revitalisasi sekolah yang digagas Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).

Melalui program ini, sekolah tersebut kini memiliki atap kelas yang telah diperbaiki hingga ruang Unit Kesehatan Sekolah (UKS) yang baru.

Berdasarkan pantauan di lapangan, atap kelas yang sebelumnya bocor serta plafon yang berjamur kini telah diperbaiki sehingga terlihat bersih dan layak digunakan.

Selain itu, ruang UKS juga dibangun kembali menjadi ruangan yang lebih nyaman bagi siswa untuk mendapatkan layanan kesehatan dasar saat berada di sekolah.

Baca Juga: Alhamdulillah! TPG Guru Madrasah Akhirnya Cair, Lebaran pun Penuh Senyuman, Intip Besarannya

Revitalisasi tidak hanya mencakup dua fasilitas tersebut. Sekolah juga membangun toilet bagi siswa dan guru serta melakukan perbaikan lapangan basket.

Pembaruan ini diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan siswa maupun tenaga pendidik selama beraktivitas di lingkungan sekolah.

Wakil Kepala Sarana dan Prasarana SMAN 5 Yogyakarta Sapto Nugroho mengatakan revitalisasi tersebut mencakup perbaikan delapan atap kelas yang sebelumnya membutuhkan pembenahan.

Selain itu, sekolah juga membangun tiga unit kamar mandi siswa yang terdiri dari delapan bilik.

Baca Juga: Gaji Guru PPPK Paruh Waktu Rp130 Ribu dan Telat Dibayar, DPR Desak Pemerintah Segera Bertindak

“Pada 2025 ini, SMA Negeri 5 Yogyakarta mendapatkan revitalisasi yaitu delapan atap kelas, kemudian tiga unit kamar mandi yang di dalamnya terdiri dari delapan bilik, kemudian ruang UKS dan dua kamar mandi guru,” ujar Sapto, dikutip Senin, 8 Maret 2026.

Ia menjelaskan bahwa program revitalisasi tersebut menggunakan skema swakelola, di mana sekolah diberi kewenangan untuk mengelola langsung dana yang diberikan dengan tetap mengedepankan prinsip akuntabilitas dalam pelaksanaannya.

“Dari dana yang diberikan ke kami ini sifatnya swakelola, di mana sekolah bisa memanfaatkan semaksimal mungkin dana tersebut, namun dengan penuh tanggung jawab kami lakukan dengan sebaik-baiknya,” jelasnya.

Selain fasilitas bangunan, revitalisasi juga menyentuh area olahraga melalui renovasi lapangan basket yang diharapkan dapat menunjang aktivitas siswa.

Halaman:

Tags

Terkini