Perwakilan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Indramayu menyampaikan bahwa aspirasi peningkatan kesejahteraan guru madrasah merupakan kepentingan bersama.
Pihaknya terus mengawal berbagai program peningkatan kualitas pendidikan, termasuk program digitalisasi dan sertifikasi guru, meskipun realisasinya masih bertahap dan belum menjangkau seluruh tenaga pendidik.
Ia menegaskan Kementerian Agama siap mengakomodasi aspirasi daerah dan terus mendorong kebijakan di tingkat pusat.
Dalam kesempatan tersebut, perwakilan PGMM menegaskan bahwa tuntutan utama guru madrasah adalah peningkatan kesejahteraan.
Baca Juga: HORE! Pemerintah Akhirnya Umumkan THR ASN 2026, Anggaran Naik 10 Persen dari Tahun Lalu
PGMM mendorong DPRD Kabupaten Indramayu untuk menginisiasi regulasi daerah berupa peraturan daerah atau peraturan bupati yang secara khusus mengatur dukungan terhadap madrasah, mengingat sekitar 95 persen madrasah di Indramayu berstatus swasta.
Anggota Komisi II DPRD Indramayu, Edi Fauzi, menyampaikan bahwa DPRD memiliki komitmen untuk mengawal aspirasi guru dan sekolah swasta.
"Kesetaraan hak dan kewajiban antara sekolah negeri dan swasta bukan hal yang mustahil, selama ada sinergi antara DPRD dan pihak eksekutif dalam pembahasan anggaran. DPRD siap mengawal alokasi hibah bagi guru dan pengelola madrasah," tegas Edi.
Menutup audiensi, Imron Rosadi, menegaskan bahwa seluruh aspirasi yang disampaikan akan dibawa ke pembahasan lanjutan, termasuk pada pembahasan di Badan Anggaran DPRD Indramayu.
Baca Juga: Selamat! Bonus Lebaran Drivel Ojol Naik Dua Kali Lipat, Cek Besarannya
Ia juga menyampaikan bahwa salah satu solusi peningkatan kesejahteraan guru adalah melalui sertifikasi yang bersumber dari APBN.
Selain itu, Komisi II membuka ruang pengkajian usulan regulasi terkait madrasah swasta formal untuk dikaji sesuai aturan yang berlaku.
Audiensi tersebut diharapkan menjadi langkah awal penguatan sinergi antara DPRD, pemerintah daerah, Kementerian Agama, serta pemangku kepentingan pendidikan dalam upaya meningkatkan kesejahteraan guru dan mutu pendidikan di Kabupaten Indramayu.***