Baca Juga: Jumlah Guru Honorer Capai 700 Ribu, Wamenag dan Sekjen Kemenag Janji Bakal Perjuangkan jadi PPPK
Nasaruddin menegaskan, Kemenag harus berjuang mencari solusi dengan dukungan DPR dan Presiden Prabowo.
Pemerintah, lanjut dia, juga harus mempertimbangkan keterbatasan anggaran.
"Cuma nanti alokasi anggarannya itu dikarenakan di negara ini kan bukan hanya Kementerian Agama, kementerian lain juga yang jelas bahwa banyak contoh dengan pengangkatan direktur atau direktorat menjadi direktorat jenderal itu suatu prestasi tersendiri," terangnya.
Lebih lanjut, Menag juga menyoroti perbedaan karakter pendidikan antara Kementerian Agama dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).
Baca Juga: Kabar Gembira bagi Guru Madrasah, Kemenag Pastikan TPG Guru Lulusan PPG 2025 akan Segera Dibayar
Di Kemendikdasmen, 95 persen merupakan sekolah negeri.
"Nah kalau kita di Kementerian Agama 95 persen swasta dan hanya 5 persen negeri. Jadi memang beda," ujarnya.***