Guru madrasah swasta masih menaruh kepercayaan yang tinggi kepada Presiden Prabowo.
Mereka yakin, apa yang menjadi keluhan guru madrasah swasta dan guru sekolah swasta akan segera direspons dan ditindaklanjuti oleh Presiden.
Meski hingga mendekati penghujung tahun 2025, belum ada kepastian kapan mereka akan diberi tempat di Istana untuk menghadap Kepala Negara.
"Kami masih percaya pada janji Presiden. Kami masih menanti dengan sabar. Tapi kami juga tidak akan berhenti menyuarakan kebenaran," tambahnya.
"#BeriKamiKeadilan, #GuruMadrasahBergerak, #AfirmasiTanpaDiskriminasi," tutup Tedi Malik mengakhiri suratnya.***