Amien menambahkan penguatan koordinasi lintas lembaga menjadi bagian penting dalam membangun satu basis data guru yang akurat.
Data tersebut nantinya dapat digunakan sebagai pijakan dalam menentukan kebutuhan dan penataan guru secara lebih tepat.
Kegiatan Sinkronisasi Data Guru Binaan Kementerian Agama diikuti perwakilan lintas kementerian dan lembaga.
Forum ini menjadi ruang koordinasi untuk menyelaraskan data guru PAI dan guru madrasah sekaligus memperkuat sinergi antarpengelola data.
Baca Juga: BRI Resmi Luncurkan BRImo Taiwan, Perluas Akses Layanan Keuangan bagi Diaspora Indonesia di Taiwan
Kementerian Agama berharap sinkronisasi dengan Dapodik, BKN, dan EMIS dapat menghasilkan data guru yang valid, akurat, dan mutakhir. Dengan demikian, kebijakan penataan hingga rekrutmen guru dapat disusun berdasarkan kebutuhan riil satuan pendidikan.
“Data yang akurat menjadi fondasi penting dalam menentukan kebijakan. Karena itu, sinkronisasi harus terus kita lakukan agar kebijakan yang diambil benar-benar tepat sasaran,” pungkasnya.***
Artikel Terkait
PPPK Jadi PNS Makin Menyala! Banggar Pastikan APBN Siap Dukung Anggaran Alih Status Kepegawaian
Siswa SMP Palopo Meninggal Terlindas Dump Truck, TRC PPA Soroti Anak Bawah Umur Berkendara
Pelajar SMA di Bener Meriah Aceh jadi Samsak Kakak Kelas, Diduga Dikeroyok di Belakang Sekolah
Kronologi Pendaki Tewas Terjatuh di Jurang Gunung Sumbing, Awalnya Terpisah saat Turun dari Puncak
Reses ke-II Tahun 2026, Momentum bagi Asep Rahmat Serap Aspirasi Masyarakat Desa Petir Hilir Ciamis
Diskominfo Ciamis Pastikan Vitamin A Tepat Sasaran, DWP Turut Perkuat Edukasi Kesehatan di Posyandu
Satu Dekade Menahan Rindu, Kejutan BRI Pertemukan Yuni dengan Sang Ibu di Taiwan
Detik-detik Warga Selamatkan Anak 9 Tahun yang Diserang Anjing Pitbull di Bandung, Lempar Papan hingga Tong Sampah agar Gigitan Terlepas
OJK Gelar Sosialisasi Pencegahan dan Pengendalian Pinjol dan Lembaga Keuangan Ilegal kepada Masyarakat Jelat Ciamis
Tidak Main-main! Prabowo Tegaskan Cabut Izin Korporasi Jika Terlibat Praktik Pembakaran Lahan