PORTALOKA.ID - Kementerian Agama (Kemenag) melakukan sinkronisasi data guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dan guru madrasah.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan kebijakan penataan guru berjalan akurat, terukur, dan sesuai kebutuhan.
Sinkronisasi dilakukan secara bertahap dengan melibatkan sejumlah kementerian dan lembaga.
Direktur Jenderal Pendidikan Islam (Dirjen Pendis) Kemenag, Amien Suyitno, menegaskan sinkronisasi data melibatkan sejumlah kementerian dan lembaga.
Baca Juga: Satu Dekade Menahan Rindu, Kejutan BRI Pertemukan Yuni dengan Sang Ibu di Taiwan
Menurutnya, validitas data perlu dibangun melalui pencocokan berbagai sumber agar menghasilkan data yang benar-benar dapat menjadi pijakan kebijakan.
“Sinkronisasi data itu penting sekali, apalagi data yang sudah kita lakukan sinkronisasi secara bertahap,” ujarnya, Senin, 24 Agustus 2026.
Sinkronisasi Data Guru dengan Dapodik dan BKN
Untuk data guru PAI, Kementerian Agama melakukan sinkronisasi dengan Data Pokok Pendidikan (Dapodik), data kepegawaian Badan Kepegawaian Negara (BKN), serta Education Management Information System (EMIS).
Sinkronisasi dengan Dapodik menjadi penting karena sebagian besar guru PAI bertugas pada satuan pendidikan yang pendataannya berada dalam sistem Dapodik.
“Untuk memastikan angka data itu betul-betul valid, lalu dilakukan sinkronisasi dengan kawan-kawan di Dapodik, terutama kawan-kawan di pendidikan dasar dan menengah,” jelasnya.
Suyitno menegaskan, proses sinkronisasi membutuhkan keterbukaan dan kolaborasi antarkementerian dan lembaga. Setiap pihak perlu membuka data yang dimiliki untuk kemudian dicocokkan sehingga perbedaan informasi dapat diminimalkan.
“Jadi memang harus sama-sama membuka diri, tidak boleh main pokoknya. Dapodik juga, tentu BKN juga sama. Di internal kami juga kita minta mengawal data yang ada,” tegasnya.
Artikel Terkait
PPPK Jadi PNS Makin Menyala! Banggar Pastikan APBN Siap Dukung Anggaran Alih Status Kepegawaian
Siswa SMP Palopo Meninggal Terlindas Dump Truck, TRC PPA Soroti Anak Bawah Umur Berkendara
Pelajar SMA di Bener Meriah Aceh jadi Samsak Kakak Kelas, Diduga Dikeroyok di Belakang Sekolah
Kronologi Pendaki Tewas Terjatuh di Jurang Gunung Sumbing, Awalnya Terpisah saat Turun dari Puncak
Reses ke-II Tahun 2026, Momentum bagi Asep Rahmat Serap Aspirasi Masyarakat Desa Petir Hilir Ciamis
Diskominfo Ciamis Pastikan Vitamin A Tepat Sasaran, DWP Turut Perkuat Edukasi Kesehatan di Posyandu
Satu Dekade Menahan Rindu, Kejutan BRI Pertemukan Yuni dengan Sang Ibu di Taiwan
Detik-detik Warga Selamatkan Anak 9 Tahun yang Diserang Anjing Pitbull di Bandung, Lempar Papan hingga Tong Sampah agar Gigitan Terlepas
OJK Gelar Sosialisasi Pencegahan dan Pengendalian Pinjol dan Lembaga Keuangan Ilegal kepada Masyarakat Jelat Ciamis
Tidak Main-main! Prabowo Tegaskan Cabut Izin Korporasi Jika Terlibat Praktik Pembakaran Lahan