Sabtu, 13 Juni 2026

Perkuat Kompetensi dan Silaturahmi, MGMP PAI MTs se-Kabupaten Bondowoso Teguhkan Kurikulum Berbasis Cinta

Photo Author
Arman Odie, Portaloka
- Jumat, 12 Juni 2026 | 08:25 WIB
Silaturahmi MGMP PAI MTs Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur (Ist)
Silaturahmi MGMP PAI MTs Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur (Ist)

Baca Juga: Generasi Hebat Tidak Lahir dari Kenyamanan, Tetapi dari Perjuangan

3. Indikator Keberhasilan Madrasah

Secara gamblang, Fausi Karim memberikan perumpamaan nyata. Jika di sekitar madrasah masih banyak limbah atau sampah yang berserakan, serta fasilitas sanitasi seperti kamar kecil masih berbau pesing, maka madrasah tersebut dianggap gagal menerapkan Kurikulum Berbasis Cinta.

Kurikulum ini harus mewujud pada perilaku nyata menjaga lingkungan (Cinta Alam).

"Sebagai pendidik, kita dituntut untuk terbuka terhadap informasi (open information). Kita tidak boleh gagap teknologi karena perubahan di dunia pendidikan berjalan cepat. Buktinya, jika dulu tidak ada TKA, sekarang sudah ada Tes Kompetensi Akademik (TKA) yang harus kita hadapi bersama peserta didik," tegas Fausi Karim di akhir arahannya.

Melalui kegiatan MGMP yang konsisten dan penuh komitmen ini, Kemenag Kabupaten Bondowoso bersama seluruh elemen Guru PAI MTs optimistis dapat terus mencetak generasi muda yang cerdas secara akademik, matang secara spiritual, serta adaptif terhadap kemajuan teknologi.***

 

 

Kontributor: Dedy Misnoto, M.Pd.I

Ketua PIMDA PGMM Kabupaten Bondowoso

Halaman:

Editor: Arman Odie

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X