Oleh Tedi Malik
Ketua Umum Perkumpulan Guru Madrasah Mandiri
PORTALOKA.ID - Aksi demonstrasi damai yang digelar pada 30 Oktober 2025 di depan Istana Negara bukan sekadar unjuk rasa.
Itu adalah catatan sejarah baru dalam perjuangan panjang para guru madrasah swasta di Indonesia.
Dimotori oleh PGMM (Perkumpulan Guru Madrasah Mandiri) bersama PGSI, PGIN, dan PGMNI, aksi ini melibatkan lebih dari 24.000 guru dari seluruh penjuru Nusantara.
Mereka datang dengan satu tuntutan: Keadilan dan Kesetaraan. Bukan meminta keistimewaan, tapi meminta pengakuan dan kesempatan yang sama dalam kebijakan afirmatif negara.
Baca Juga: Ketua Umum PGMM Buka Suara Soal Kelanjutan Tuntutan Guru Madrasah Swasta jadi PPPK Pasca Aksi Damai
Aspirasi para guru diterima langsung oleh Wakil Menteri Sekretaris Negara, Juri Ardiantoro, yang menyampaikan komitmen untuk meneruskan tuntutan ini kepada Presiden RI Prabowo Subianto.
Namun hingga kini, janji itu belum terwujud.
Tak berhenti di aksi jalanan, PGMM melanjutkan perjuangan melalui jalur legislasi.
Upaya serius dilakukan dengan membangun komunikasi aktif bersama Badan Legislasi (BALEG) DPR RI, serta Komisi VIII, X, dan XI.
Tak hanya itu, PGMM juga melakukan lobi dengan tokoh-tokoh politik nasional untuk menggalang dukungan terhadap misi besar ini.
Yang menjadikan gerakan ini istimewa adalah untuk pertama kalinya BALEG DPR RI secara terbuka mengadvokasi guru madrasah swasta, dengan merujuk pada Pasal 24 Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, yang membuka peluang dasar hukum bagi madrasah swasta untuk mendapatkan akses dan kesempatan mengikuti seleksi PPPK dari satuan pendidikan asal (satminkal).
Langkah ini adalah angin segar, tetapi perjuangan belum usai.
Artikel Terkait
Tips Memasakan Asam Asam Daging Segar Gurih Lezat Menggugah Selera, Ini Dia Resep Masaknya
4 Fakta Pria Tewas Kesetrum dan Tenggelam di Pandak Bantul, Proses Evakuasi Cukup Lama
Kunci Jawaban Soal Pilihan Ganda PAI Kelas 12 Kurikulum Merdeka BAB 5 Halaman 159-161
Pemerintah Kerahkan 11 Helikopter dari Jakarta untuk Distribusi Bantuan di Sumut, Aceh, Sumbar
Rais Aam Miftachul Akhyar Umumkan PBNU Bentuk Tim Pencari Fakta Usai Copot Gus Yahya dari Jabatan Ketum
Kunci Jawaban Soal Pilihan Ganda PAI Kelas 12 Kurikulum Merdeka BAB 6 Halaman 194-198
JANGAN TERLENA! Kontrak Kerja PPPK Paruh Waktu Tidak Otomatis Diperpanjang, Penuhi 3 Syarat Ini Jika Ingin Lanjut
Meriahkan HUT ke-7, Laksana Community Gelar Mager Fun Run dan Senam Kreatif
Kunci Jawaban Soal Pilihan Ganda PAI Kelas 12 Kurikulum Merdeka BAB 7Halaman 222
Kunci Jawan Soal Pilihan Ganda PAI Kelas 12 Kurikulum Merdeka BAB 8 Halaman 247