Disebut Ketan Munyuk karena jajanan tradisional tersebut terbuat dari ketan hitam dan dibalur dengan parutan kelapa.
Satu porsi Ketan Munyuk dijual seharga Rp 5 ribu saja.
"Ketan Munyuk makanan tradisional khas Cokro yang akan kita lestarikan untuk anak cucu kita."
"Bahannya dari ketan, kelapa dan gula Jawa."
"Nama Ketan Munyuk itu karena warnanya hitam dan ada kelapa putih seperti rambut munyuk."
"Proses pembuatannya ketan direndam selama 3 jam lalu dikukus, setelah itu dicampur kelapa dan gula Jawa dan dibuat bulatan-bulatan itu," ucap Artika Sari kepada Portaloka.id.
Salah satu pembeli, Meike Diena mengaku penasaran dengan nama makanan tradisional tersebut karena terlalu asing baginya.
Setelah melihat dan mencicipi, menurutnya rasa Ketan Munyuk ternyata enak, manis dan gurih.
"Datang bersama teman-teman dan makan Ketan Munyuk."
"Rasanya manis ada gurih dari kelapa dan didalamnya itu kenyal dari ketannya itu enak banget."
"Awalnya sempat berfikir kok namanya Ketan Munyuk dan unik saja, setelah dicoba enak mantab," ucap Meike Diena.
Selain Ketan Munyuk, ibu-ibu PKK Desa Cokro juga membuat olahan nasi jagung pepes salem dengan memanfaatkan bahan jagung yang banyak dihasilkan masyarakat setempat. ***