Disebut Ketan Munyuk karena jajanan tradisional tersebut terbuat dari ketan hitam dan dibalur dengan parutan kelapa.
Satu porsi Ketan Munyuk dijual seharga Rp 5 ribu saja.
"Ketan Munyuk makanan tradisional khas Cokro yang akan kita lestarikan untuk anak cucu kita."
"Bahannya dari ketan, kelapa dan gula Jawa."
"Nama Ketan Munyuk itu karena warnanya hitam dan ada kelapa putih seperti rambut munyuk."
"Proses pembuatannya ketan direndam selama 3 jam lalu dikukus, setelah itu dicampur kelapa dan gula Jawa dan dibuat bulatan-bulatan itu," ucap Artika Sari kepada Portaloka.id.
Salah satu pembeli, Meike Diena mengaku penasaran dengan nama makanan tradisional tersebut karena terlalu asing baginya.
Setelah melihat dan mencicipi, menurutnya rasa Ketan Munyuk ternyata enak, manis dan gurih.
"Datang bersama teman-teman dan makan Ketan Munyuk."
"Rasanya manis ada gurih dari kelapa dan didalamnya itu kenyal dari ketannya itu enak banget."
"Awalnya sempat berfikir kok namanya Ketan Munyuk dan unik saja, setelah dicoba enak mantab," ucap Meike Diena.
Selain Ketan Munyuk, ibu-ibu PKK Desa Cokro juga membuat olahan nasi jagung pepes salem dengan memanfaatkan bahan jagung yang banyak dihasilkan masyarakat setempat. ***
Artikel Terkait
Pertama di Klaten! Nonton Bioskop VR 3D Ada di The Honduras, HTM Murah Meriah Rp 10 Ribu Saja, Gasss Banter Ayo Nonton Bolo
The Honduras Wisata Air Anyar di Klaten Jawa Tengah, Gandeng Warga dan UMKM Lokal Tingkatkan Perekonomian
5 Rekomendasi Warung Soto yang Wajib Dicoba Saat ke Klaten, Nomor 5 Topping Daging Sapi Melimpah
Berenang di Kolam Renang Tepi Sawah, HTM Rp 10 Ribu di Candramaya Pool and Resort Klaten, Bisa Lihat Pemandangan Gunung Merapi dan Merbabu
Sensasi Memacu Adrenalin Naik Keranjang Sultan di The Honduras Klaten, HTM Rp 10 Ribu Bisa Foto untuk Posting IG Story
Tak Kasih Info Mas e! Spot Nyore Syahdu di Klaten, Sky Walk di The Honduras HTM Cuma Rp 10 Ribu, Gas Jemput Ayang
Jelang Idul Adha 2024, Pengrajin Tusuk Sate di Trucuk Klaten Kebanjiran Orderan, Permintaan Naik 50 Persen
Pengrajin Panggangan Sate di Ceper Klaten Alami Peningkatan Permintaan hingga 30 Persen Jelang Hari Raya Idul Adha 2024
Sejarah Berdirinya Wisata Kereta Lokamerta di Tirtomarto Klaten, Dari Lahan Tak Produktif Jadi Tempat Piknik yang Asik dan Istimewa
Slow Living di Klaten! Sarapan Syahdu di Warung Lokal Bersinar Tlobong Delanggu, Menikmati Nasi Goreng Jadul Telur Dadar Daun So, Bonus View Sawah