Ia mengingatkan bahwa kondisi di Kabupaten Jember masih jauh lebih baik dibandingkan dengan beberapa daerah lain di Indonesia.
Menurut data yang ia terima, masih banyak kabupaten/kota lain yang hingga saat ini justru mengalami kendala serius, bahkan ada yang belum mampu mencairkan THR sama sekali karena keterbatasan sisa anggaran atau masalah birokrasi internal.
"Jember harus tetap bersyukur. Meski hanya 50 persen sesuai aturan pusat, tapi setidaknya sudah cair dan bisa digunakan untuk keperluan keluarga menjelang Idul Fitri. Di luar sana, masih banyak rekan-rekan kita di kabupaten lain yang THR-nya masih menggantung atau bahkan belum ada kepastian cair," tegasnya.
Gus Fawait berharap para ASN tetap menjaga produktivitas dan semangat pelayanan meski di tengah keterbatasan regulasi.
Baca Juga: 1,6 Juta Guru ASND Terima Aneka Tunjangan di Awal 2026, Total Anggaran Capai Rp18 Triliun
Ke depan, sinkronisasi antara kebijakan daerah dan pusat akan terus dikawal agar kesejahteraan pegawai tetap menjadi prioritas utama tanpa melanggar aturan hukum yang berlaku.***
Artikel Terkait
Pemerintah Jaga Pasokan Sembako Jelang Nyepi dan Idulfitri Cukup dan Harga Terkendali
Dedi Mulyadi Turun Tangan Tertibkan Penyapu Koin di Jalur Pantura Guna Kelancaran Arus Mudik Lebaran, Beri Kompensasi selama 12 Hari
BGN Suspend SPPG di Bogor Buntut Cuci Ayam di Masjid
Pemerintah Tetapkan Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
Ini Alasan Prabowo Pangkas Anggaran Tak Produktif
Prabowo Kritik Belanja Daerah Tak Produktif, Singgung Mobil Dinas Kepala Daerah Rp8 Miliar
1,6 Juta Guru ASND Terima Aneka Tunjangan di Awal 2026, Total Anggaran Capai Rp18 Triliun
Korda ICCN Lampung Ikut Residensi dan Pameran di Thailand, Perluas Eksposur Praktik Seni Visual Indonesia di Kancah Global
Khutbah Idul Fitri 1447 H Kemenag Berjudul 'Kemenangan Idul Fitri Menyemai Kebaikan dan Keberkahan'
Mahfud MD Soroti Menu MBG di Pamekasan Madura Berupa Lele Mentah