Sabtu, 18 Juli 2026

2.792 PPPK Paruh Waktu Probolinggo Terima SK, Bupati Singgung soal Kesulitan Keuangan Daerah

Photo Author
Arman Odie, Portaloka
- Rabu, 24 Desember 2025 | 17:13 WIB
Bupati Probolinggo menyerahkan SK PPPK Paruh Waktu (Pemkab Probolinggo)
Bupati Probolinggo menyerahkan SK PPPK Paruh Waktu (Pemkab Probolinggo)

PORTALOKA.ID - Ribuan honorer Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur akhirnya mendapat kejelasan nasib.

Setelah bertahun-tahun menunggu, kini mereka resmi dilantik menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN).

Pemerintah Kabupaten Probolonggo resmi mengangkat honorer jadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu.

Bupati Probolinggo Mohammad Haris menyerahkan Surat Keputusan (SK) pengangkatan PPPK Paruh Waktu di Alun-alun Kota Kraksaan, Rabu, 24 Desember 2025 pagi.

Baca Juga: Transaksi Mudah dan Nyaman pada Libur Nataru, BRI Optimalkan 1,2 Juta BRILink Agen hingga Super Apps BRImo

Secara keseluruhan, SK PPPK Paruh Waktu diberikan kepada 2.792 orang.

Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh Bupati Haris bersama Wabup Fahmi, Ketua DPRD Oka Mahendra dan Sekda Ugas kepada 10 orang perwakilan PPPK Paruh Waktu.

Dalam arahannya Bupati Probolinggo menegaskan pengangkatan PPPK Paruh Waktu bukanlah hadiah, melainkan amanah negara yang harus dibalas dengan kinerja, integritas dan pelayanan publik yang berkualitas.

“Status PPPK ini bukan hadiah, tetapi amanah. Negara memang menghentikan sistem honorer, namun tidak menghentikan pengabdian. Keberlanjutan panjenengan semua sebagai ASN ditentukan oleh kinerja,” katanya.

Baca Juga: Perjuangan Berlanjut! Guru Madrasah Swasta dan Guru Sekolah Swasta Gelar Pertemuan dengan Ketua Umum KSPSI, Ini Hasilnya

Dikatakan Haris, dengan status resmi sebagai ASN, para PPPK kini menjadi bagian dari keluarga besar Pemerintah Kabupaten Probolinggo dengan hak dan kewajiban yang setara.

Namun demikian, evaluasi kinerja akan dilakukan secara berkala.

“Panjenengan sekarang sudah punya nomor induk dan status yang jelas. Bekerjalah sesuai tupoksi, tunjukkan prestasi dan inovasi. ASN ke depan tidak cukup hanya hadir dan duduk di belakang meja, tetapi harus berpikir keras untuk meningkatkan kinerja,” jelasnya.

Bupati Haris mengingatkan sistem birokrasi akan berjalan secara alamiah.

Halaman:

Editor: Arman Odie

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X