Hal itu sejalan dengan pernyataan Bupati Herdiat yang menyebut situs-situs warisan Kerajaan Galuh sebagai penanda jejak peradaban masa silam.
Dari air mata air Galuh hingga lembaran kain putih yang dipenuhi tanda tangan dukungan, Penobatan Wawakil Raja Galuh di Keraton Selaggangga Ciamis meninggalkan rangkaian simbol yang menyatukan ritual adat, penghormatan terhadap leluhur dan dukungan para kasepuhan serta kabuyutan Galuh.***