Adapun mengenai suspensi dapur, Sudaryono mengatakan bahwa BGN akan melakukan secara otomatis berdasarkan pelanggaran.
“Nah sekarang kami by system, jadi suspensi itu kami bagi tiga, ringan 10 hari, sedang 20 hari, dan berat 30 hari, dan suspensi permanen,” lanjutnya.
Kondisi dapur, kata Sudaryono sangat penting untuk diperhatikan dan diawasi dengan ketat karena bersinggungan langsung dengan makanan yang dibagikan kepada penerima manfaat.
“Beberapa yang pasti kami tutup secara permanen karena tidak laik secara higiene dan sanitasi. Ini membahayakan keamanan, kesehatan, dan nyawa dari penerima manfaat kita,” tandasnya.***