Lalu ada AS (44) warga Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, dan RB (38) warga Palembang, Sumatera Selatan.
Selain menangkap pelaku, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti di antaranya rekaman CCTV, tiga sepeda motor, enam ponsel berbagai merek, dan satu buah obeng untuk menusuk ban serta pakaian yang digunakan pelaku.
"Kami juga mengamankan uang tunai Rp1,3 juta," ungkapnya.
Kombes Ari mengungkap, uang hasil curian sudah dibagi rata kepada masing-masing pelaku.
Baca Juga: Pemuda Warga Kabupaten Tegal Diamankan Polresta Banyumas Gegara Ganja, Ini Daftar Barang Buktinya
Masing-masing mendapatkan Rp10,5 juta, belum termasuk tambahan uang sesuai perannya.
"Jatahnya dibagi Rp10,5 juta masing-masing."
"Sisa uangnya sudah ada yang ditransfer untuk bayar hutang dan ada juga yang ditransfer ke keluarganya," terangnya.
Berdasarkan hasil penyelidikan, diketahui pula bahwa ini bukan kali pertama mereka merampok.
Ternyata pelaku sudah tiga kali melancarkan aksinya di wilayah Pekalongan, Pemalang, dan Demak pada Januari-Februari.
Modusnya yang digunakan pun sama.
Atas perbuatannya, para pelaku dijerat dengan Pasal 363 Ayat 1 ke-4 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan, yang dilakukan oleh dua orang atau lebih dengan bersekutu untuk mengambil barang.
"Ancaman maksimal 9 tahun penjara," pungkasnya.***
Artikel Terkait
Pantas Saja Viral, Kesegaran Es Kuwut Melon Kelapa Tiada Duanya, Bikinnya Praktis, Cocok Jadi Ide Jualan Takjil di Bulan Ramadhan
Dirlantas Polda Jateng Tinjau Kesiapan Tol Jogja-Solo untuk Pastikan Kelancaran Arus Mudik dan Balik di Jawa Tengah
Resep Sari Koyo Khas Jawa Timur yang Hanya Ada di Bulan Ramadhan Saja, Bisa Jadi Ide Jualan
Pemuda Asal Sleman Yogyakarta Jatuh Nyangkut di Jurang Gunung Merapi Kemalang Klaten
2 Talut Jalan Antar Desa Longsor di Logede Karangnongko Klaten Akibat Hujan Deras
Pasutri Asal Sleman Meninggal Diduga Keracunan AC Mobil di Magelang, Mengapa Bisa Terjadi? Ini Penjelasannya
Dapat Penolakan Autopsi dari Keluarga, Polisi Tetap Kirim Sampel Muntahan Pasutri Asal Sleman Yogyakarta yang Tewas dalam Mobil ke Labfor
Guru RA hingga MA Full Senyum, Kemenag Tetap Berikan Tunjangan Insentif Meski Ada Efisiensi Anggaran