Baca Juga: Pria Asal Banyumas Nekat Gondol Motor Yamaha Mio Milik Wanita 34 Tahun, Endingnya Ditangkap di Hotel
Sepeda motor tersebut menunjuk ke bagian belakang kendaraan.
Lalu korban pun menepi untuk melihat kondisi kendaraan dan ternyata ban dalam keadaan kempes.
Korban kemudian mampir ke SPBU Tanjung untuk mengisi angin nitrogen.
Saat itulah, pelaku beraksi mengambil uang milik korban.
"Setelah korban turun untuk mengisi angin, tiba-tiba datang seorang laki-laki membuka pintu tengah dan mengambil tas berwarna hitam berisi uang Rp250 juta."
"Setelah itu pelaku dihampiri oleh sepeda motor dan meninggalkan TKP," ujarnya.
Atas kejadian itu, korban kemudian melaporkannya ke Polresta Banyumas.
Setelah dilakukan penyelidikan, tim Sat Reskrim Polresta Banyumas akhirnya berhasil menangkap pelaku.
Sebanyak enam tersangka berhasil ditangkap di sebuah rumah kontrakan di wilayah Kelurahan Mojolegi, Kecamatan Teras, Kabupaten Boyolali.
Sedangkan sisanya sebanyak delapan tersangka masih buron.
"Ada enam tersangka yang ditangkap dengan peran berbeda. Lalu delapan tersangka kabur saat ini DPO. Total ada 14 orang," katanya.
Adapun identitas pelaku yang ditangkap di antaranya MN (27), FD (51), HF (24), dan RN (26), yang merupakan warga Ogan Komering Ulu Timur, Sumatera Selatan.
Artikel Terkait
Pantas Saja Viral, Kesegaran Es Kuwut Melon Kelapa Tiada Duanya, Bikinnya Praktis, Cocok Jadi Ide Jualan Takjil di Bulan Ramadhan
Dirlantas Polda Jateng Tinjau Kesiapan Tol Jogja-Solo untuk Pastikan Kelancaran Arus Mudik dan Balik di Jawa Tengah
Resep Sari Koyo Khas Jawa Timur yang Hanya Ada di Bulan Ramadhan Saja, Bisa Jadi Ide Jualan
Pemuda Asal Sleman Yogyakarta Jatuh Nyangkut di Jurang Gunung Merapi Kemalang Klaten
2 Talut Jalan Antar Desa Longsor di Logede Karangnongko Klaten Akibat Hujan Deras
Pasutri Asal Sleman Meninggal Diduga Keracunan AC Mobil di Magelang, Mengapa Bisa Terjadi? Ini Penjelasannya
Dapat Penolakan Autopsi dari Keluarga, Polisi Tetap Kirim Sampel Muntahan Pasutri Asal Sleman Yogyakarta yang Tewas dalam Mobil ke Labfor
Guru RA hingga MA Full Senyum, Kemenag Tetap Berikan Tunjangan Insentif Meski Ada Efisiensi Anggaran