Baca Juga: OJK Tegal Perkuat Akses Pembiayaan UMKM di Eks Karesidenan Pekalongan
OJK berharap ASN dengan karakteristik pendapatan tetap dan teratur dapat menjadi contoh investor ritel yang disiplin.
Dengan menyisihkan sebagian penghasilan secara rutin setiap bulan untuk investasi jangka panjang, ASN diharapkan dapat mencapai kesejahteraan finansial sekaligus mendukung pembiayaan pembangunan daerah.
Program ini menjadi bukti nyata komitmen OJK dalam mendukung pengembangan ekonomi daerah, tidak hanya melalui pembiayaan perbankan, tetapi juga melalui pendalaman pasar modal hingga ke level kabupaten.
Sementara itu, Kepala OJK Tegal Kurnia Tri Puspita menyebut perkembangan pasar modal di wilayah eks Keresidenan Pekalongan terus menunjukkan tren positif.
OjkBaca Juga: OJK Gelar Sosialisasi Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan dan Edukasi Keuangan Berkelanjutan Bagi ASN Kota Tegal
Berdasarkan data, hingga Agustus 2026, jumlah investor saham mencapai sekitar 250 ribu investor atau tumbuh 72 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Bukan hanya itu, investor reksa dana juga mencapai sekitar 114 ribu atau tumbuh 73,41 persen. Bahkan, nilai transaksi saham telah menembus Rp22,88 triliun, meningkat 104 persen.
Khusus Kabupaten Batang, jumlah investor saham mencapai sekitar 24 ribu investor dengan pertumbuhan 76,61 persen. Sementara investor reksa dana tercatat sekitar 11 ribu investor.
Kurnia menegaskan, derasnya pertumbuhan investasi dan industri di Batang harus diikuti keterlibatan masyarakat lokal. Jangan sampai masyarakat hanya menjadi penonton ketika perekonomian daerah tumbuh pesat.
“Ketika investasi dan industri berkembang pesat, masyarakat lokal harus menjadi bagian dari pertumbuhan tersebut. Masyarakat tidak boleh menjadi penonton dari kemajuan ekonomi yang terjadi di daerahnya sendiri,” ucap Kurnia.
Wakil Bupati Batang, Suyono turut mendorong ASN memanfaatkan edukasi pasar modal sebagai bekal meningkatkan kesejahteraan. Menurutnya, investasi membutuhkan pengetahuan dan proses, bukan sekadar keberanian menempatkan uang.
“Sukses itu butuh proses. Untuk mencapai sukses itu tidak mudah. Perjuangan sukses bisa jatuh bangun. Maka kejarlah sukses itu dengan cahaya ilmu,” ujar Suyono.
Artikel Terkait
OJK Tegal Dorong Penguatan Tata Kelola hingga Strategi Operasional LKM dan Pergadaian Hadapi Tantangan 2026
Resmi Jabat Kepala OJK Tegal yang Baru, Kurnia Tri Puspita Berkomitmen Perkuat Ekonomi Daerah
Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar Mundur, Nasabah Bank Plat Merah Korban Blokir OJK Sujud Syukur
OJK Tegal Dorong Penguatan BPR yang Sehat dan Berdaya Saing Dukung Ekonomi Daerah