Wagub Jatim Ikut Buka Suara
Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak turut merespons kabar yang beredar.
Emil Dardak menyatakan bahwa kasus tersebut harus selalu dimonitoring. Ia mengakui persoalan HIV bukan hal baru.
“Kasus di Sidoarjo ini bukan sesuatu yang baru dibahas, melainkan kelanjutan dari koordinasi yang selama ini sudah berjalan antara Dinas Kesehatan Provinsi dan Kabupaten Sidoarjo,” ucap Emil kepada awak media pada Kamis, 23 Juli 2026.
Menurut Emil, mereka yang sudah terlanjur mengidap HIV memerlukan pelayanan kesehatan khusus.
Di sisi lain, ia menekankan perlu adanya pendampingan serta pengawasan penularan HIV pada anak-anak.
“Bagaimana seseorang bisa terinfeksi HIV juga berbeda-beda. Ada yang tentunya karena pergaulan yang salah, ada juga yang melalui penggunaan narkoba yang selama ini menjadi kekhawatiran,” papar Emil.
“Anak-anak berada di sekolah dari Senin sampai Jumat, dari pagi hingga siang atau sore hari. Di luar waktu itu, keluarga juga perlu menjadi mitra dalam menjaga anak-anak muda kita dari pergaulan yang salah,” terangnya.
Sebelumnya, salah satu akun X atau dulunya Twitter, @heyfannnnn mengunggah cuitan mengenai isu kasus HIV di Sidoarjo.
“Itu kasus yang di Sidoarjo beneran enggak sih? Serem banget Ya Allah, seremnya melebihi Covid-19,” tulisnya dalam tweet yang diunggah pada Kamis, 23 Juli 2026.
Ia kemudian menyertakan sebuah tangkapan layar menunjukkan dua bocah berseragam SD dengan tulisan, “522 anak dan remaja di Sidoarjo terpapar HIV, termasuk Anak PAUD dan TK.”
“Maksud dari serem melebihi Covid tuh karena ini HIV, enggak bisa sembuh. Tapi jumlah segitu tadi hoax ya,” tulisnya lagi.***
Artikel Terkait
Viral, Kepala SPPG Blora Mendadak Resign, Alasannya Bikin Nyesek
Tak Lagi Khawatir Asbes dan Plafon Lapuk, Jurnalis Promedia Group Asal Lembang Bersyukur Atap Rumahnya Diganti Alduro
Mengenal Whistleblowing System di Kementerian PU, Dody Hanggodo Akui Banyak Terima Pengaduan Internal: Absensi hingga Judol
Baru Menjabat 1,5 Bulan, Nanik S Deyang Mendadak Mundur dari Jabatan Kepala BGN, Tetnyata Ini Alasannya
Apakah Gaji PPPK Dibayar oleh Pemerintah Pusat Pakai APBN atau Pemda? Legislator Ini Beri Bocorannya
Satgas PASTI Perkuat Penanganan Aktivitas Keuangan Ilegal, Ini Modus Penipuan yang Marak di Eks Karesidenan Pekalongan
Nanik S Deyang Mengundurkan Diri dari Jabatan Kepala BGN, Sosok Penggantinya Bikin Penasaran
Sudaryono Resmi Dilantik jadi Kepala BGN Gantikan Nanik S Deyang, Ini Janji Pertama yang Diucapkan
Kronologi Kasus Dugaan Pelecehan Profesi Wartawan di Palopo, Bermula saat Akdi Demonstrasi di Mapolres Palopo
Selamatkan Generasi Muda, Materi Pencegahan LGBTQ Bakal Diajarkan di Sekolah, Wamenag Beberkan Isinya