Pernah Diteror sampai Ganti Nomor HP
Tak hanya tekanan pekerjaan, Nanik mengaku mengalami teror yang membuatnya memilih untuk mengganti nomor telepon yang selama ini digunakan.
Nanik menilai, keputusan tersebut justru memberikan dampak positif terhadap kondisi kesehatannya.
"Capai diteror kanan-kiri dan membuang nomor HP ternyata 50 persen dari obat jantung saya," ungkapnya.
Eks Kepala BGN itu kemudian postingannya dengan kalimat yang menggambarkan keputusannya untuk memilih resign sebagai Kepala BGN.
"Angkat bendera putih, deh," tukas Nanik.***
Artikel Terkait
Mengenal Whistleblowing System di Kementerian PU, Dody Hanggodo Akui Banyak Terima Pengaduan Internal: Absensi hingga Judol
Apakah Gaji PPPK Dibayar oleh Pemerintah Pusat Pakai APBN atau Pemda? Legislator Ini Beri Bocorannya
Satgas PASTI Perkuat Penanganan Aktivitas Keuangan Ilegal, Ini Modus Penipuan yang Marak di Eks Karesidenan Pekalongan
Nanik S Deyang Mengundurkan Diri dari Jabatan Kepala BGN, Sosok Penggantinya Bikin Penasaran
Kronologi Kasus Dugaan Pelecehan Profesi Wartawan di Palopo, Bermula saat Akdi Demonstrasi di Mapolres Palopo
Selamatkan Generasi Muda, Materi Pencegahan LGBTQ Bakal Diajarkan di Sekolah, Wamenag Beberkan Isinya
MIS Cirajasa Cianjur Peringati Hari Anak Nasional dengan Tema 'Anak Hebat, Indonesia Kuat', Bentuk Komitmen Wujudkan Generasi Emas 2045