Baca Juga: Mantul Pisan! 5 Kuliner Jawa Barat Ini Menggoda Dunia, Juaranya dari Kota Bandung
Operasi pencarian berlangsung hingga malam hari bersama keluarga korban dan warga sekitar.
Setelah air laut mulai surut, pencarian kembali dilanjutkan dan korban akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia sekitar 700 meter dari titik awal terjatuh.
Dalam laporannya, keluarga korban menyesalkan dugaan kurangnya standar keselamatan di kawasan wisata tersebut.
Mereka mempertanyakan ketersediaan alat keselamatan seperti pelampung, prosedur penanganan darurat, serta keberadaan petugas yang siaga di area wisata yang dikenal memiliki kontur tebing curam dan langsung berbatasan dengan laut lepas.
Keluarga juga menilai pengelola hanya terlihat berada di area loket pembayaran retribusi, sementara pengawasan di lokasi wisata dinilai minim.
Karena itu, mereka meminta aparat kepolisian mengusut secara profesional seluruh aspek yang berkaitan dengan pengelolaan dan pengawasan objek wisata tersebut.***
Artikel Terkait
Nobar Film 'Semua Akan Baik Baik Saja' Digelar Serentak di 7 Kota, Perkuat Pesan Inklusivitas dan Kesetaraan bagi para Disabilitas
Detik-Detik Gempa Bumi Guncang Bangunan Sekolah SD di Davao Filipina, Jadi Guncangan Terkuat pada Tahun 2026
SPMB 2026/2027 Dibanjiri Aduan, Sudin Pendidikan Jakbar Siagakan Posko di 238 Sekolah
Gebrakan PGMM Bogor: Bentuk 11 Korwil, Siap Total Perjuangkan PPPK Guru Madrasah Swasta dan Afirmasi Kesejahteraan Lainnya
Gus Miftah Singgung Pelaksanaan Program MBG, Ingatkan Pejabat hingga SPPG Ada Hak Masyarakat: Sekali Berkhianat, Haram Masuk Surga
Skema Kontrak PPPK dan PPPK Paruh Waktu Tidak Pasti, Mardani Ali Sera Minta Pemerintah Jamin Karier Pegawai
Dari AGMI ke PGMM: Ketika Perjuangan Menemukan Makna dan Kehidupan Menemukan Pendamping