Sejumlah SPPG sempat viral karena konten yang membuat geram masyarakat dan dibuat di dapur MBG.
“Sudah seperti itu kok masih bermain dengan gizi anak-anak. Kayak sekarang ini mancing-mancing SPPG main TikTok sambil berjoget,” ungkap Gus Miftah.
“Jadi kan yang rusak kelakukan SPPG, tapi yang disalahkan Presidennya. Nggak fair itu,” tambahnya.
Baca Juga: Legislator Ini Usul Anggaran PPPK dan PPPK Paruh Waktu Dibiayai APBN, Setuju?
Gus Miftah Sempat Singgung MBG Bukan Proyek
Masih dari acara yang sama, Gus Miftah mengingatkan lagi dengan salah satu ceramahnya di Cirebon yang menyebut bahwa MBG bukan program.
“MBG itu program, bukan proyek. Saya udah menyindir itu. Apa bedanya program sama proyek? Program itu orientasinya sesuai tujuan awal, tujuan Pak Prabowo buat MBG untuk meningkatkan sumber daya manusia Indonesia, yang tadinya kurang gizi diharapkan nambah gizinya. Outputnya generasi Indonesia lebih maju,” jelasnya.
“Tapi kalau proyek, tujuan mereka mencari untung,” tuturnya.
Sebelumnya, dalam ceramah di Cirebon tersebut, Gus Miftah juga menyebut bahwa MBG adalah program yang bagus, tapi pelaksanaanya masih salah.
“Kalau programnya Pak Presiden, MBG bagus apa nggak? Bagus, tapi yang menjalankan kurang bagus. Berarti jangan salahkan presidennya,” kata Gus Miftah di acara yang juga dihadiri oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi saat itu.
Ia lantas mengibaratkan pada sebuah rumah yang memiliki kerusakan pada pintu, jalan keluarnya adalah memperbaiki pintu tersebut, bukan merobohkan rumah.
“Kalau rumah pintunya rusak, yang perlu dibenerin pintunya apa rumahnya dirobohkan? Pintunya yang dibenerin, bukan rumahnya yang dirobohkan,” ucapnya.
“Kalau programnya ini ada yang salah, programnya yang dihentikan atau salahnya yang diperbaiki? Salahnya yang diperbaiki. Dan perlu diingat, MBG itu program, bukan proyek,” tandasnya.***
Artikel Terkait
2 Pemuda Terancam 6 Tahun Bui dan Denda Rp60 Miliar, Gegara Beli 25 Liter BBM Pakai Jeriken di Medan, Begini Kronologinya
Pimda PGMM Bondowoso Optimis Konsinyering Kemenag Bakal Lahirkan Regulasi Afirmasi ASN PPPK Guru Madrasah Swasta
Nobar Film 'Semua Akan Baik Baik Saja' Digelar Serentak di 7 Kota, Perkuat Pesan Inklusivitas dan Kesetaraan bagi para Disabilitas
Detik-Detik Gempa Bumi Guncang Bangunan Sekolah SD di Davao Filipina, Jadi Guncangan Terkuat pada Tahun 2026
SPMB 2026/2027 Dibanjiri Aduan, Sudin Pendidikan Jakbar Siagakan Posko di 238 Sekolah
Gebrakan PGMM Bogor: Bentuk 11 Korwil, Siap Total Perjuangkan PPPK Guru Madrasah Swasta dan Afirmasi Kesejahteraan Lainnya