Baca Juga: Lulusan Sarjana Non Kependidikan Bisa Jadi Guru, Asalkan Penuhi Syarat Ini
“Kita tidak sedang membuat festival satu kali. Kita sedang membangun sistem yang memungkinkan budaya menjadi sumber daya ekonomi yang berkelanjutan,” katanya.
Project Leader yang juga Direktur Aktivasi Kebudayaan & Pusaka ICCN Muhammad Anwar menegaskan bahwa budaya harus dipahami sebagai praktik hidup.
“Budaya itu bekerja dalam keseharian. Ketika ia dihidupkan, bukan hanya ditampilkan, maka dampaknya akan nyata baik secara sosial maupun ekonomi,” ujarnya.
ICF dirancang sebagai ruang aktivasi melalui workshop, diskusi, dan cultural residency yang memperlihatkan bagaimana budaya beroperasi secara nyata.
Baca Juga: ICCN dan Greeneration Foundation Jalin Kolaborasi untuk Ekonomi Kreatif Berkelanjutan
Forum Leader’s Talk dan berbagai sesi diskusi mengangkat isu ekonomi kebudayaan, penjenamaan kota, dan cipta ruang sebagai bagian dari penguatan ekosistem.
ICF juga mendorong kolaborasi lintas sektor melalui business matching dan penandatanganan MoU untuk memperluas jejaring.***
Artikel Terkait
Guru PPPK dan PPPK Paruh Waktu Diusulkan untuk Dihapus, Ini Alasannya
Muncul Wacana Penghapusan Prodi Keguruan, Begini Respons DPR
Momen Dramatis Evakuasi Korban yang Terjebak di Balkon Lantai 3 Metro Sport Center Semarang, Begini Kronologinya
Pengakuan Terduga Pelaku yang Viral Pukul Bro Ron di Menteng, Sebut Waketum PSI Itu Sempat Mengoceh Lalu Tonjok Perut
Belasan Siswi SMK di Garut Dilaporkan Jadi Korban Razia Rambut Secara Paksa oleh Oknum Guru BK
3 Spot Healing di Garut yang Lagi Nge-hype, Dari Hotspring sampai Pemandangan Alamnya Juara
Kampung Influencer Cianjur Resmi Diluncurkan, Kolaborasi Dorong Ekonomi Kreatif
Viral Polisi Berpangkat AKBP Nyetir Sambil Merokok Ternyata Bertugas di Polda Kalsel, Kini Diperiksa Propam
Lulusan Sarjana Non Kependidikan Bisa Jadi Guru, Asalkan Penuhi Syarat Ini
Viral ASN Dispoparekraf Sulbar Live TikTok saat Jam Kerja, Begini Respons Sekda